Pengurus IDI Seluma Dilantik, Diminta Turunkan Stunting dan Tingkatkan Layanan

Create: Sat, 04/03/2023 - 11:59
Author: Redaksi

BENGKULU, eWARTA.co -- Dilantiknya pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) cabang Seluma periode 2022-2025 oleh Ketua IDI Provinsi Bengkulu, dr Zaini Dahlan, Sabtu (4/3/23) diharap dapat menjadi penopang penurunan kasus stunting di daerah.

Pemerintah Kabupaten Seluma diwakili Kepala Dinas Kesehatan Seluma Rudi Syawaludin mengatakan, pihaknya berharap IDI dapat berperan aktif dalam membantu pemerintah daerah mengatasi permasalahan stunting. 

Sebab, pemerintah kabupaten Seluma saat ini sedang gencar dalam menurunkan angka stunting di daerah. Apalagi Kabupaten Seluma di tahun 2022 telah berhasil menurunkan persentasi stunting dari 24,7% menjadi 22,1%

"Kita berharap IDI dapat membantu pemerintah dalam menurunkan angka stunting. Tentunya, IDI juga harus berkolaborasi dengan Pemda agar program-program yang dilakukan dapat berjalan dengan baik," singkatnya.

Sementara itu Ketua IDI cabang Seluma terpilih, dr Atmaja Sinarta Surbakti mengatakan, pihaknya akan fokus memberikan pelayanan ke masyarakat dan mendorong peningkatan pelayanan kesehatan semakin baik dibandingkan sebelumnya. 

"Kami akan memberikan pelayanan kesehatan maksimal kepada masyarakat Bengkulu khususnya masyarakat di Kabupaten Seluma," kata Atmaja.

dr Atmaja mengatakan, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan dinas kesehatan kabupaten Seluma untuk mengetahui lebih detail mengenai program-program yang akan dilakukan. Salah satunya program menurunkan angka stunting di daerah. 

"Kami akan berkoordinasi untuk mengetahui lebih detail mengenai program-program yang akan dilakukan. Kami berharap dapat bekerja sama dalam menurunkan angka stunting di daerah ini," katanya.

Sementara itu, Ketua IDI Provinsi Bengkulu, dr Zaini Dahlan meminta, IDI cabang Seluma dapat lebih aktif dalam koordinasi dan kerjasama dengan Pemda setempat serta organisasi profesi lainnya. Itu dilakukan agar pelayanan kesehatan khususnya di bidang kedokteran bisa semakin maksimal.

Sama halnya dengan mengenalkan IDI di daerah sebagai organisasi profesi yang dapat menopang pembangunan daerah khususnya di bidang kesehatan.

"IDI Seluma harus bekerja sesuai etika profesi dan Tupoksi anggota IDI. Jangan lupa jati diri seorang dokter sebagai pejuang kesehatan masyarakat, salah satunya membantu pemerintah menurunkan angka stunting," pesannya.