Perkuat Perkaderan, UMB Selenggarakan Pelatihan Instruktur Muhammadiyah

Create: Mon, 16/03/2026 - 09:11
Author: Admin 3
Tags

 

Bengkulu, eWarta.co -- Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) menyelenggarakan Pelatihan Instruktur Muhammadiyah pada 11–14 Maret 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Gedung Hasan Din Kampus IV UMB tersebut digelar dalam rangka memeriahkan program Kampus Ramadan UMB.

Sebanyak 33 peserta mengikuti pelatihan tersebut. Peserta tidak hanya berasal dari dosen dan tenaga kependidikan UMB, tetapi juga diikuti perwakilan dari Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Bengkulu serta perwakilan Pimpinan Daerah Muhammadiyah dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu.

Rektor UMB, Susiyanto, mengatakan pelatihan instruktur tersebut telah direncanakan sejak lama sebagai bagian dari komitmen perguruan tinggi Muhammadiyah dalam menyiapkan sumber daya manusia yang mampu menggerakkan perkaderan formal di lingkungan persyarikatan.

“Kami telah merancang sejak lama pelatihan ini sebagai komitmen PTM dalam menyiapkan sumber daya manusia yang mampu menggerakkan perkaderan formal di semua lini,” ujarnya.

Pelatihan ini dipimpin oleh Faiz Rafdhi yang juga menjabat sebagai Rektor Universitas Saintek Muhammadiyah. Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi semangat baru bagi Muhammadiyah di Bengkulu dalam menyelenggarakan perkaderan formal.

Menurutnya, keberlangsungan perkaderan formal menjadi indikator bahwa semangat Muhammadiyah tetap hidup dalam tubuh organisasi. Oleh karena itu, menyiapkan instruktur yang kompeten melalui pelatihan menjadi langkah penting untuk memperkuat gerakan persyarikatan.

Selain Faiz Rafdhi, MPKSDI PP Muhammadiyah juga menghadirkan Benni Setiawan sebagai instruktur. Dalam sesi pelatihan, ia mendorong peserta untuk terus meningkatkan pemahaman tentang Muhammadiyah serta aktif menyebarkan nilai-nilai persyarikatan melalui berbagai jenjang perkaderan.

Salah satu peserta, Bintang Agustina Pratiwi, mengaku bersyukur dapat mengikuti kegiatan tersebut. Ia menilai pelatihan ini membuka wawasan baru tentang pengelolaan organisasi Muhammadiyah dengan perspektif yang lebih luas.

“Kegiatan ini membuka wawasan saya tentang Muhammadiyah yang perlu dikelola dengan spirit kemuhammadiyahan yang luas dan luwes,” ujarnya.

Pelatihan Instruktur Muhammadiyah ini kemudian ditutup oleh Wakil Rektor III UMB Bidang Kemahasiswaan dan AIK, Surohim. Ia optimistis kegiatan tersebut dapat menjadi pemicu lahirnya berbagai program perkaderan formal Muhammadiyah di Bengkulu, seperti Darul Arqam dan Baitul Arqam.

Surohim berharap para peserta dapat terus mempertahankan semangat yang sama setelah mengikuti pelatihan sehingga proses perkaderan Muhammadiyah di Bengkulu dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.