Personel Damkar Kota Bengkulu Siaga 24 Jam, Warga Diminta Tak Ragu Laporkan Kebakaran

Create: Fri, 03/04/2026 - 16:51
Author: Admin 3

 

BENGKULU, eWarta.co – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Bengkulu memastikan seluruh personel tetap siaga selama 24 jam untuk merespons setiap laporan masyarakat terkait kebakaran maupun kondisi darurat lainnya.

Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Bengkulu, Yuliansyah, menegaskan bahwa seluruh laporan yang masuk tetap ditindaklanjuti secara cepat, meskipun masih terdapat laporan palsu atau panggilan iseng dari masyarakat.

Menurutnya, petugas tidak dapat memastikan kebenaran suatu laporan sebelum melakukan pengecekan langsung di lapangan. Karena itu, setiap informasi tetap diperlakukan sebagai kondisi darurat demi mencegah risiko yang lebih besar.

“Bagi kami tidak ada istilah memilih laporan. Semua tetap kami respons dengan cepat, karena kami tidak bisa memastikan kebenarannya sebelum dilakukan pengecekan langsung di lapangan,” ujar Yuliansyah.

Ia menjelaskan bahwa laporan iseng memang masih terjadi, namun jumlahnya mulai berkurang seiring meningkatnya kesadaran masyarakat. Meski demikian, hal tersebut tidak memengaruhi kesiapsiagaan petugas yang tetap berjaga selama 24 jam.

“Walaupun ada laporan palsu, itu tidak memengaruhi kesiapan kami. Personel tetap standby 24 jam dan setiap laporan langsung kami tindak lanjuti sesuai prosedur,” katanya.

Yuliansyah juga mengimbau masyarakat agar tidak menunda pelaporan apabila melihat tanda-tanda kebakaran, meskipun sumber api masih kecil. Menurutnya, kecepatan laporan sangat menentukan keberhasilan penanganan dan mencegah api meluas.

“Jangan menunggu api besar baru melapor. Ketika ada tanda-tanda kebakaran, segera hubungi Damkar agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan kerugian dapat diminimalkan,” jelasnya.

Ia menambahkan, masih ada warga yang enggan melapor karena menganggap api sudah padam. Padahal, petugas perlu memastikan kondisi benar-benar aman untuk mencegah potensi kebakaran kembali akibat bara yang masih tersisa.

“Kami tetap siaga penuh di berbagai pos agar respons cepat dapat menjangkau seluruh wilayah. Apapun laporannya, pasti kami tindak lanjuti karena itu sudah menjadi tanggung jawab kami,” tutupnya.