PUPR Bengkulu Warning Pelindo, Jalan Teluk Sepang Hancur Mutlak Tanggung Jawab Pelabuhan

Create: Mon, 15/12/2025 - 20:41
Author: Redaksi

 

BENGKULU, eWarta.co – Konflik atas tanggung jawab perbaikan jalan rusak parah di kawasan Pelabuhan Pulau Baai memasuki babak baru. Kepala Dinas PUPR Provinsi Bengkulu, Tejo Suroso, melancarkan kritik keras kepada PT Pelindo Regional II Bengkulu, menegaskan bahwa kerusakan jalan menuju Stockpile atau Kelurahan Teluk Sepang adalah kewenangan mutlak BUMN tersebut.

​Tejo menepis anggapan publik yang selama ini keliru menuding Pemprov Bengkulu. Ia menegaskan, pihaknya terikat oleh hukum dan tidak dapat menyentuh perbaikan di ruas jalan tersebut.

​“Kami tidak bisa turun ke sana. Selama ini publik keliru menilai, jalan menuju Teluk Sepang itu bukan kewenangan Pemprov Bengkulu, melainkan Pelindo,” tegas Tejo Suroso, Senin (15 Desember 2025).

​Bahkan, Tejo Suroso mengeluarkan tantangan terbuka kepada operator pelabuhan itu. Ia menyarankan PT Pelindo bersikap jujur dan mengakui ketidakmampuan mereka dalam membangun infrastruktur vital tersebut.

​“Kalau Pelindo tidak mampu membangun jalan itu, silakan angkat tangan dan buat surat resmi ke Gubernur Bengkulu. Sampai hari ini, tidak pernah ada surat seperti itu,” ujar Tejo, menunjukkan Pemprov masih menunggu itikad baik dari Pelindo.

​Tejo menambahkan, sikap Pelindo ini sangat disayangkan mengingat proyeksi strategis kawasan Pelabuhan Pulau Baai sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dalam beberapa tahun ke depan.

​“Gubernur sudah menegaskan arah kebijakan pelabuhan sebagai KEK. Kewenangan Pemprov seperti perizinan dan RTRW sudah kami tuntaskan. Sekarang tinggal bagaimana masing-masing pihak menjalankan tanggung jawabnya,” pungkas Tejo.

​Diketahui, kondisi jalan yang rusak berat disertai genangan air tak tertangani di Teluk Sepang telah memicu kemarahan warga. Kemarahan ini bahkan sempat viral di media sosial setelah masyarakat melakukan aksi protes dengan menguras air yang menggenangi badan jalan, mendesak segera adanya solusi. (Arn)