Bengkulu, eWarta.co -- Sebanyak 300 desa dari 1.431 jumlah desa yang ada di Provinsi Bengkulu saat ini telah melaksanakan program pembangunan desa.
Kegiatan tersebut seperti membuat produk desa yang dijual atau memanfaatkan sumberdaya yang ada di desa, seperti sumber daya alam atau sumber daya manusia.
"Dari 300 desa, ada sekitar 1.800 masyarakat desa yang terserap menjadi tenaga kerja," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) RA Denni, Jumat (28/10).
Lebih lanjut ia mengatakan sekitar Rp8,6 miliar omset yang dihasilkan dari 300 desa tersebut dalam memberdayakan masyarakat sekitar dan desa.

"Jumlah omset ini meningkat dari tahun lalu yang sempat dilanda pandemi dengan omset Rp6,9 miliar," kata dia.
RA Denni berharap jumlah desa yang memberdayakan desa dan masyarakat sekitar semakin bertambah, di tengah kondisi yang mulai membaik pasca pandemi tinggi dua tahun belakangan.
"Ini tentu menjadi penggerak perekonomian masyarakat desa dan menjadikan desa lebih maju," tukasnya. (Adv)









