BENGKULU, eWarta.co – Satuan Tugas (Satgas) Makanan Bergizi Gratis (MBG) Provinsi Bengkulu mengambil sampel makanan dan bahan dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Muara Dua, Kampung Melayu, Kota Bengkulu, untuk diuji melalui Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Langkah tersebut dilakukan dalam inspeksi mendadak (sidak) bersama Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) pada Kamis (5/11) dini hari guna memastikan keamanan pangan bagi penerima manfaat.
Sidak dipimpin Wakil Ketua Satgas MBG Provinsi Bengkulu yang juga Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Bengkulu, R.A. Denni, bersama Kepala KPPG Provinsi Bengkulu, Dr. Nurjaeni, dan Kepala Regional Badan Gizi Nasional (BGN) SPPG Bengkulu, Iqbal Ramadhan. Tim turut melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) teknis serta unsur TNI-Polri.
Pemeriksaan dilakukan terhadap proses produksi makanan, penyimpanan bahan baku, kebersihan peralatan dan lingkungan dapur, hingga penerapan standar operasional prosedur (SOP). Pengambilan sampel dilakukan untuk memastikan makanan yang diproduksi memenuhi ketentuan keamanan dan kualitas pangan.
R.A. Denni mengatakan pengawasan terhadap dapur SPPG akan dilakukan secara rutin agar seluruh proses operasional berjalan sesuai standar. Pemeriksaan tersebut juga menjadi langkah pencegahan terhadap potensi masalah yang dapat memengaruhi kualitas makanan bagi penerima manfaat.
Menurut Denni, pengawasan tidak hanya mengandalkan pemeriksaan langsung secara visual, tetapi juga pengujian sampel melalui BPOM wilayah Bengkulu. Hasil pengujian diharapkan dapat memberikan kepastian mengenai keamanan dan kualitas makanan yang disalurkan.
Sementara itu, Kepala KPPG Provinsi Bengkulu, Dr. Nurjaeni, mengatakan pengawasan bersama pemerintah daerah diperlukan untuk memastikan setiap dapur SPPG memenuhi standar mutu. Dari pemeriksaan sementara di SPPG Muara Dua, tim menemukan sejumlah catatan dan koreksi minor yang perlu seg










