Bengkulu – Dunia seni dan budaya mendapat perhatian khusus dari Anggota DPD RI asal Bengkulu, Apt. Destita Khairilisani, S.Farm., M.S.M. Pada Rabu (3/9/2025), Destita menggelar pertemuan penyerapan aspirasi bersama komunitas seni Provinsi Bengkulu yang berlangsung di Hotel Vista, Kota Bengkulu. Acara tersebut dihadiri Tini Rahayu dan para seniman dari berbagai latar belakang.
Dalam sambutannya, Destita menyampaikan bahwa seni dan budaya bukan hanya identitas daerah, tetapi juga aset penting yang dapat meningkatkan daya saing Bengkulu. Namun, ia menegaskan perlunya perhatian serius dari pemerintah agar ekosistem seni terus berkembang.
“Seniman adalah bagian dari kekuatan bangsa. Mereka perlu ruang, dukungan, dan perlindungan agar karya yang lahir tidak hanya lestari, tapi juga berdaya saing,” ujarnya.
Melalui forum diskusi terbuka, seniman Bengkulu menyampaikan beragam aspirasi. Mereka menyoroti keterbatasan dana untuk kegiatan seni, minimnya ruang ekspresi seperti galeri atau panggung, serta kurangnya perhatian terhadap regenerasi seniman muda.
Selain itu, isu perlindungan hak cipta dan kurangnya promosi seni budaya Bengkulu juga menjadi sorotan utama. Para seniman berharap agar seni lokal mendapat porsi lebih besar dalam kurikulum pendidikan dan kegiatan pelajar maupun mahasiswa.
Menanggapi aspirasi tersebut, Destita menegaskan komitmennya untuk mengawal isu seni budaya di tingkat nasional. Ia menyebut akan membawa hasil pertemuan ini ke Komite III DPD RI yang membidangi pendidikan, agama, pariwisata, dan kebudayaan.
“Kami akan koordinasikan dengan kementerian terkait, baik Kemendikbudristek maupun Kemenparekraf, agar seniman Bengkulu mendapatkan ruang yang layak dalam kebijakan pemerintah,” katanya.
Beberapa rekomendasi yang muncul dari pertemuan ini antara lain peningkatan anggaran seni budaya, pembangunan pusat seni dan budaya di Bengkulu, pembinaan seniman muda secara berkelanjutan, perlindungan hak cipta, hingga promosi seni budaya melalui festival dan media digital.
Kegiatan penyerapan aspirasi ini ditutup dengan harapan agar seni budaya Bengkulu dapat semakin dikenal luas, baik di kancah nasional maupun internasional. Destita menyampaikan apresiasi kepada komunitas seni yang hadir dan berkomitmen untuk terus menjaga komunikasi.
“Seni budaya Bengkulu harus terus hidup dan berkembang. Aspirasi ini akan kami perjuangkan agar mendapat perhatian nyata di tingkat pusat,” tutupnya.









