BENGKULU, ewarta.co - Menindak lanjuti surat permohonan dari beberapa Ketua Nelayan yang ada di Kecamatan Teramang Jaya khususnya Ketua Nelayan Desa Pasar Bantal, Desa Mandiangin Jaya dan Desa Nelan Indah, Bupati langsung respon cepat.
Tentang terjadinya pendangkalan Alur sungai (Muara) Rajawali Desa Pasar Bantal yang mana muara ini adalah satu-satunya tempat alur masuk keluar Kapal Nelayan, Kelompok Nelayan ini meminta Pemkab Mukomuko untuk sesegera mungkin melakukan Pengerukan, dengan melayangkan surat permohonan.
Menanggapi hal ini, Bupati Mukomuko Choirul Huda pun memerintahkan Kepala Dinas PU dan Kepala Dinas Pertanian untuk segera turun kelokasi melihat langsung lokasi.
Kadis Pertanian, Heri Prasetyo menjelaskan kita cek lokasi ini nanti secepatnya akan kita laporkan hasilnya kepada Bapak Bupati untuk kemudian kita eksekusi secepat mungkin sebagaimana arahan pak Bupati kepada kami sebelumnya.
"Soal anggaran akan diambil dari mana Heri menambahkan, nanti anggaran juga termasuk dalam pembahasan dengan Bupati," terang Heru.
Terpisah Kepala Desa Pasar Bantal Unsani saat diwawancarai wartawan, "berharap Pengerukan Alur tambatan kapal ini untuk sesegera mungkin dilakukan pengerukan mengingat muara inilah satu-satunya akses keluar masuk Nelayan sebagai mata pencarian masyarakat," Sampainya.
Hal senada juga diamini oleh salah satu ketua Nelayan Mandiangin Jaya Darman.









