Bengkulu - Pasca Robohnya tembok stadion mini di Kabupaten Kepahiang saat tertiup angin dari tim Helikopter Presiden ŔI akan mendarat menjadi bahan perbincangat dimasyarakat. Mereka mempertanyakan kualitas bangunan dinding tersebut.
Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu Edwar Samsi pun angkat bicara dan mempertanyakan, diketahui bangunan tembok stadion mini tersebut menggunakan anggaran negara sebesar 700 juta. Anggaran yang tidak sedikit.
Karenanya, Edwar, hari senin yang akan datang akan memanggil pihak Dispora untuk mengklarifikasi terkait masalah ini, apalagi ini sudah menjadi perhatian khusus masyarakat provinsi Bengkulu.

"Terkait tembok stadion mini roboh, hal ini sudah menjadi perhatian khusus Komisi IV kita yang membidangi tugas tersebut. Dan dalam waktu dekat mungkin minggu depan atau senin besok kita minta Dispora untuk memberikan klarifikasi terkait tembok stadion yang roboh," ujar Edwar.
Lebih lanjut, Edwar menambahkan apabila dari klarifikasi tersebut ada indikasi permainan atau dugaan korupsi kita minta Aparat Penegak Hukum segera bertindak.
"Kalu ada permainan korupsi APH kita minta bertindak,"tegas Edwar. (Re/adv)









