Tembok Stadion Mini Roboh, Sumardi: Akan Diganti Balai Cipta Karya

 

BENGKULU, ewarta.co -- Pasca Viralnya Video Helikopter Presiden RI yang merobohkan tembok stadion mini di Kepahiang saat ini masih menjadi sorotàn masyarakat.

Sebab, menghabiskan Anggaran sebesàr 700 Juta rupiah tembok tersebut diduga memiliki spesifikasi pengerjaan yang tidak sesuai dengan perencanaan.

Menurut Anggota Komisi I DPRD Provinsi Bengkulu Sumardi, robohnya tembok stadion mini tersebut murni karena musibah. Karenanya, Balai Cipta Karya akan mengganti kerusakan yang terjadi tersebut.

Obb

"Itu musibah, karena pada saat itu juga Menteri PUPR pak Basuki sudah menelpon Kepala Balai Cipta Karya Kementerian PUPR itu tanggung jawab beliau. Dan pihak Balai Cipta Karya sudah mengidentifikasi mengenai kerusakan kerusakan dan mereka segera mengganti sesuai perintah Menteri," ujar Sumardi.

Lanjut Sumardi, Kejadian robohnya tembok stadion mini tersebut sepenuhnya tanggung jawab dari Menteri PUPR.

"Itu kerusakan karena kunjungan bapak Presiden RI, artinya dia tanggung jawab dan pak Basuki itu baik orangnya. Karena apa, dia tau tanggung jawab dia telepon langsung Balai Cipta Karya," tutup Sumardi. (Re/adv)