BENGKULU, ewarta.co - Hingga memasuki masa akhir pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu, pelamar formasi dokter spesialis masih minim.
Kurang lebih ada delapan formasi dokter spesialis yang dibutuhkan dan masih minim pelamar di CPNS 2019 ini, padahal Bengkulu saat ini sangat membutuhkan tenaga dokter spesialis.
Terlebih lagi, spesialis penyakit yang tinggi penderitanya seperti penanganan syaraf, patalogi termasuk juga untuk penanganan spesialis penyakit berhubungan generatif seperti penyakit yang akan dirujuk ke daerah luar.
Adapun delapan formasi tersebut antara lain Dokter Spesialis Anak, Dokter Spesialis Bedah Torak dan Kardiovaskuer, Dokter Spesialis Jantung, Dokter Spesialis Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin, Dokter Spesialis Mata, Dokter Spesialis Paru, Dokter Spesialis Patologi Klinik serta Dokter Spesialis Rehabilitas Medik.
"Pemprov untuk jumlah tenaga kesehatan sudah cukup, namun jenis tenaga belum dilengkapi seperti pusat layanan seperti untuk di Rumah Sakit M Yunus masih diperlukan ini Dokter Spesialis dan Sub Spesialis," Ungkap Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu Herwan Antoni baru-baru ini.
Dengan begitu, Pemprov Bengkulu menggunakan cara agar pelayanan umum masyarakat dapat teratasi akibat kekurangan tenaga kesehatan spesialis dengan mengupayakan peningkatan program penugasan bagi dokter spesialis, pasca pendidikan di Bengkulu.
Selain itu, dokter spesialis di Rumah Sakit yang ada di Kabupaten belum ada, seperti dokter spesialis lima dasar, spesialis anak, spesialis anestesi serta spesialis pasca pendidikan.
Kemudian, upaya lainnya yang dilakukan oleh Pemprov Bengkulu adalah dengan menyiapkan insentif yang cukup, fasilitas yang memadai serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat.
"Namun, daerah kita harus menyiapkan insentif atau upah yang cukup, fasilitas yang ada serta juga sikap yang ramah," Demikian Herwan. (Nay)









