SULBAR,eWARTA.co -- Kantor Wilayah Kemenag Sulawesi Barat, di Kota Mamuju, menjadi titik terakhir dalam tugas kemanusiaan Tim Tanggap Darurat Kemenag Sulawesi Selatan. Tim yang dibentuk sebagai tindak lanjut instruksi Menag Yaqut Cholil Qoumas atas terjadinya beberapa bencana alam di Indonesia ini, bertugas mengumpulkan dan mengantarkan bantuan yang terkumpul dari Gerakan Kemenag Peduli kepada penyintas gempa di Sulawesi Barat.
Berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tidak kurang dari 19ribu orang terpaksa mengungsi akibat terjadinya gempa yang melanda Kota Majene dan Mamuju pada pertengahan Januari 2021.
Setelah menempuh perjalanan darat dari Kota Majene selama empat jam dengan pengawalan Voorijder dari Polres Majene, iringan truk dan kendaraan roda empat pengangkut bantuan logistik, akhirnya tiba di titik yang merupakan Posko Induk Tim Tanggap Darurat Kemenag Provinsi Sulbar tersebut, Sabtu (06/02).
Setibanya di sana, Tim Tanggap Darurat Kemenag Sulsel Hasbullah Muntu menyerahkan bantuan logistik serta donasi uang tunai senilai 171 rupiah. Bantuan ini berasal dari ASN Kemenag Sulsel dan pihak lainnya. Tak lupa ia menyampaikan salam dari Kakanwil Kemenag Sulsel beserta jajarannya.
"Mungkin dari segi nilai, donasi yang kami serahkan dari Warga Kemenag se-Sulsel jauh dari kata cukup buat para Korban terdampak di Sulbar, akan tetapi minimal bantuan ini membuktikan bahwa hubungan persaudaraan dan Tali kasih dalam kemanusiaan kita masih tetap kuat," cetus Hasbullah.
"Semoga bantuan ini membawa manfaat. Kami senantiasa berdoa, Sulbar bisa segera pulih dan Bangkit dan semakin kuat," imbuh Kasubag Ortala dan KUB Kanwil Kemenag Sulsel ini.
Bantuan logistik dan uang tunai tersebut diterima oleh Ketua Gugus Tugas Bencana Gempa Kanwil Kemenag Sulbar H. Suharli yang juga Kabid Penyelenggara Haji dan Umrah. Mewakili Kakanwil Kemenag Sulbar, H. Suharli menyampaikan terima kasih tak terhingganya kepada Keluarga Besar Kemenag Sulsel merupakan "Kakak Tertua" dari Kemenag Sulbar.
Menurutnya, donasi dari Kemenag Sulsel yang jumlahnya sangat besar baik yang berbentuk logistik/barang, dan suplaynya datang bertubi tubi. "Maupun bantuan berupa uang tunai, manfaatnya sangat berharga bagi warga Sulbar yang terdampak Bencana Gempa, terkhusus lagi bagi warga Kemenag di Sulbar. Hanya Allah SWT yang mampu membalasnya," ucap Suharli penuh haru.
Selain Tim Tanggap Darurat Kanwil Kemenag Sulsel, sejumlah pejabat Kemenag Sulsel ikut menyertai ke Kota Mamuju diantaranya Marlin Naray Pembimas Kristen, Pandit Pembimas Buddha dan Kakankemenag Luwu.
Dengan selesainya penyerahan Donasi Bantuan dari Kemenag RI, DWP Kemenag RI dan Kemenag Prov. Sulsel kepada Tim Gugus Tugas Kantor Wilayah Kemenag Prov. Sulbar di Kota Mamuju, menandai tuntasnya tugas Tim Tanggap Darurat Kanwil Kemenag Sulsel.
Sehari sebelumnya, Tim Tanggap Darurat Kemenag Sulsel telah mengawal penyerahan bantuan yang bersumber dari Gerakan Kemenag Peduli tingkat pusat serta Gerakan DWP Kemenag Peduli Bencana, di Kota Majene, Sulbar. Penyerahan bantuan tersebut disaksikan oleh Sekretaris Jenderal Kemenag Nizar dan Kepala Kanwil Kemenag Sulsel Khaeroni. (ril)









