Wakil Ketua Komisi IV DPRD Bengkulu Kecam Kekerasan Terhadap Anak

 

Bengkulu, eWARTA.co -- Wakil Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu, Sefty Yuslinah, dengan tegas mengutuk peningkatan kasus kekerasan dan kejahatan seksual terhadap anak di Bengkulu.

Dalam pernyataannya, Sefty menyampaikan keprihatinannya terhadap eskalasi kekerasan tersebut dan mendesak langkah-langkah penanganan serta pencegahan yang lebih efektif.

"Pentingnya tindakan serius terkait maraknya kekerasan terhadap anak dan kejahatan seksual," ujar Sefty.

Sefty juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengajukan permintaan kepada Pemerintah Provinsi Bengkulu, termasuk Gubernur dan Organisasi Perangkat Daerah terkait, untuk lebih memfokuskan upaya pada pencegahan dan penanganan kasus tersebut.

Adv

Terkait penanganan anak-anak, Sefty menyoroti keberadaan Peraturan Daerah (Perda) yang telah ada, namun ia menegaskan bahwa diperlukan dukungan dari Peraturan Gubernur (Pergub) sebagai langkah konkret dalam menangani masalah ini.

"Saya juga mengecam kasus-kasus kekerasan, khususnya pencabulan oleh seorang guru ngaji terhadap muridnya," tambah Sefty.

Lebih lanjut, Sefty menekankan perlunya pembinaan bagi guru ngaji dan peningkatan pengawasan dari pihak orang tua.

Ia mengingatkan bahwa orang tua harus secara aktif mengawasi anak-anak mereka dan tidak boleh melepaskan tanggung jawab kepada guru ngaji.

"Pengawasan yang ketat mutlak diperlukan sehingga bisa menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," tandas Sefty. (Adv)