Walikota Dedy Wahyudi Kukuhkan Pengurus Forum Komunikasi LPM Kota Bengkulu

Create: Wed, 19/08/2026 - 15:58
Author: Admin 3

 

Bengkulu, eWarta.co — Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi mengukuhkan Pengurus Forum Komunikasi Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kota Bengkulu periode 2026-2031 di Pendopo Merah Putih, Rabu (19/8/2026). Pengukuhan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat peran LPM dalam mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah.

Dedy Wahyudi menyampaikan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dikukuhkan atas amanah yang diberikan. Ia meminta kepengurusan baru menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan semangat pengabdian untuk masyarakat.

“Semoga amanah yang telah dipercayakan ini dapat dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, serta semangat pengabdian demi kemajuan masyarakat dan Kota Bengkulu,” ujar Dedy.

Dedy mengatakan tantangan pembangunan semakin kompleks sehingga membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah, kata dia, tidak dapat bekerja sendiri untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Diperlukan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan,” katanya.

Ia berharap Forum Komunikasi LPM Kota Bengkulu periode 2026-2031 dapat lebih aktif menjalankan peran di tengah masyarakat. Keberadaan LPM diharapkan mampu memperkuat partisipasi masyarakat sekaligus menjadi mitra pemerintah dalam mendukung pembangunan Kota Bengkulu.

Dedy juga mendorong pengurus LPM membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat serta menyerap berbagai aspirasi di tingkat kelurahan. Aspirasi tersebut diharapkan dapat menjadi masukan bagi pemerintah dalam menyusun program pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Dengan kepengurusan baru, Forum Komunikasi LPM Kota Bengkulu diharapkan semakin solid dan mampu menjalankan fungsi pemberdayaan masyarakat secara optimal. Kolaborasi antara LPM dan pemerintah dinilai penting untuk mempercepat terwujudnya pembangunan yang inklusif dan berdampak bagi masyarakat.