BPD Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

Create: Fri, 21/08/2026 - 14:16
Author: Admin 3

 

Bengkulu, eWarta.co — Wakil Gubernur Bengkulu Mian menekankan pentingnya peran Bank Pembangunan Daerah (BPD) sebagai motor penggerak ekonomi daerah. Hal itu disampaikan saat membuka Seminar Nasional BPD se-Indonesia di Hotel Mercure Bengkulu, Jumat (21/8) pagi.

Mian mengatakan perkembangan teknologi digital yang semakin cepat menuntut BPD melakukan transformasi agar tetap mampu memenuhi kebutuhan masyarakat. Menurutnya, BPD harus menjadi bank yang profesional, inovatif, dan adaptif terhadap perubahan.

“Perkembangan teknologi digital sangat pesat. BPD dituntut harus bertransformasi sebagai bank yang profesional dan inovatif serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung di era digital yang semakin kuat saat ini,” kata Mian.

Ia menilai transformasi BPD perlu diikuti penguatan sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan. Kolaborasi tersebut mencakup Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dunia usaha, pemerintah kabupaten/kota, serta pihak terkait lainnya.

Mian berharap Bank Bengkulu dapat memperkuat kolaborasi tersebut agar perannya semakin nyata dalam mendukung perekonomian daerah. Menurutnya, agenda seminar nasional menjadi momentum untuk merumuskan langkah strategis menjadikan BPD sebagai penggerak ekonomi di daerah masing-masing.

“Saya berharap Bank Bengkulu dapat bersinergi dengan Pemerintah Provinsi, pemerintah kabupaten/kota, OJK, dunia usaha, serta pemangku kebijakan lainnya. Sehingga agenda hari ini sangat penting untuk menjadikan Bank Bengkulu sebagai bank penggerak ekonomi daerah,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Bengkulu Iswahyudi mengatakan seminar nasional menjadi ruang untuk memperkuat kolaborasi antarbadan usaha milik daerah di sektor perbankan. Forum tersebut juga membahas tantangan ekonomi sekaligus peluang penguatan peran BPD dalam pembangunan daerah.

“Kita di sini secara bersama-sama berbicara mengenai tantangan ekonomi saat ini serta membangun kolaborasi bersama dengan BPD se-Indonesia,” ujar Iswahyudi.

Ia berharap seminar tersebut menghasilkan gagasan dan strategi yang dapat diterapkan BPD untuk menghadapi tantangan ekonomi. Penguatan kolaborasi dinilai penting agar kontribusi BPD terhadap pertumbuhan dan pembangunan daerah semakin besar.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Asbanda Agus H. Widodo, Anggota Komisi XI DPR RI Fauzi H. Amro, serta jajaran Komisaris Bank Bengkulu.