Bengkulu Utara, eWarta.co – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara menunjukkan komitmen serius dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir. Komitmen tersebut ditandai dengan pembukaan Lokakarya Penguatan Kapasitas Kelembagaan Mangrove sekaligus pengukuhan Kelompok Kerja (Pokja) Mangrove Kabupaten Bengkulu Utara oleh Bupati Bengkulu Utara Arie Septia Adinata, SE., M.Ap., di Arga Makmur, Kamis (9/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dihadiri sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya Kepala Seksi Penguatan Kelembagaan DAS, Kepala Seksi Wilayah I BKSDA Bengkulu, staf BPDAS Ketahun, Kabid Pengolahan DAS dan Pemberdayaan Masyarakat DLHK Provinsi Bengkulu, akademisi Universitas Bengkulu, penyuluh kehutanan muda pada DLHK Provinsi Bengkulu, serta kepala perangkat daerah terkait.
Lokakarya tersebut bertujuan menyatukan visi dan meningkatkan koordinasi antarlembaga dalam pengelolaan ekosistem mangrove secara berkelanjutan di wilayah pesisir Bengkulu Utara.
Dalam sambutannya, Bupati Arie Septia Adinata menegaskan bahwa keberadaan mangrove memiliki peran penting, tidak hanya sebagai pelindung pantai dari abrasi, tetapi juga sebagai aset ekonomi dan ekologi bagi masyarakat pesisir.
“Pengukuhan Pokja Mangrove ini merupakan langkah konkret untuk memastikan perlindungan hutan mangrove dilakukan secara terstruktur serta melibatkan seluruh elemen, mulai dari pemerintah hingga masyarakat lokal,” ujar Bupati.
Dalam lokakarya tersebut, sejumlah poin strategis turut dibahas, di antaranya penyusunan kerangka kerja kelembagaan yang lebih kuat dalam melindungi kawasan konservasi, mendorong peran aktif kelompok masyarakat dalam menjaga serta memanfaatkan potensi mangrove tanpa merusak ekosistem, serta mengoptimalkan hutan mangrove sebagai benteng alami menghadapi ancaman bencana pesisir dan dampak perubahan iklim.
Dengan terbentuknya Pokja Mangrove ini, diharapkan pengelolaan kawasan pesisir di Kabupaten Bengkulu Utara dapat berjalan lebih terintegrasi dan berkelanjutan. Pemerintah daerah juga mengajak seluruh pihak untuk mendukung program rehabilitasi mangrove guna mewujudkan lingkungan pesisir yang hijau dan lestari bagi generasi mendatang.









