Bengkulu, eWarta.co -- Bupati Seluma, Teddy Rahman, S.E., M.M., mengikuti Upacara Pembukaan Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Angkatan III Tahun 2026 yang digelar di Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI), Rabu (15/7/2026). Dalam kegiatan tersebut, Teddy Rahman dipercaya sebagai perwakilan peserta untuk menerima penyematan atribut tanda dimulainya pelaksanaan KPPD.
Pembukaan KPPD Angkatan III Tahun 2026 tersebut merupakan rangkaian hari kedua kegiatan yang diikuti para kepala daerah. Sebelumnya, pada Selasa (14/7/2026), Bupati Teddy telah mengikuti agenda awal berupa pendaftaran ulang peserta hingga kegiatan Welcome Dinner sebagai ajang silaturahmi antar peserta.
KPPD merupakan program pengembangan kapasitas bagi kepala daerah untuk memperkuat wawasan kebangsaan, kepemimpinan strategis, serta kemampuan dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan daerah. Melalui kegiatan ini, peserta dibekali berbagai pengetahuan untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang lebih efektif.
Bupati Teddy Rahman mengatakan keikutsertaannya dalam KPPD menjadi kesempatan penting untuk menambah wawasan, pengalaman, dan memperkuat kompetensi kepemimpinan. Menurutnya, ilmu yang diperoleh selama kegiatan akan menjadi bekal dalam menjalankan pemerintahan di Kabupaten Seluma.
"Melalui kegiatan ini saya berharap dapat memperoleh ilmu, pengalaman, dan nilai-nilai kepemimpinan yang nantinya dapat diimplementasikan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta mendukung terwujudnya Kabupaten Seluma yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing," ujar Teddy.
Selama 14 hari ke depan, Bupati Teddy Rahman akan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan KPPD Angkatan III Tahun 2026 di Lemhannas RI. Ia juga meminta doa dan dukungan masyarakat Kabupaten Seluma agar seluruh proses kegiatan dapat berjalan lancar dan ilmu yang diperoleh dapat memberikan manfaat bagi daerah.
Teddy berharap pengalaman selama mengikuti KPPD dapat memperkuat langkah Pemerintah Kabupaten Seluma dalam meningkatkan pembangunan dan pelayanan publik. Ia menilai peningkatan kapasitas kepemimpinan menjadi salah satu faktor penting dalam mewujudkan pemerintahan yang lebih baik.










