Diisukan Hanya Formalitas, Dokter Senior Tegaskan Program Home Care Puskesmas Sesuai Prosedur

 

JEMBER, ewarta.co – Dokter senior Kabupaten Jember, dr. Multazam Ahmad, membantah tegas tuduhan yang menyebut program Home Care Puskesmas hanya formalitas dan sebatas dokumentasi foto semata. Ia menilai narasi tersebut disebarkan oleh oknum yang tidak memahami fakta di lapangan.

​"Menanggapi narasi oknum yang mengatasnamakan masyarakat tentang Home Care Puskesmas hanya sekadar foto-foto, itu tidak berdasarkan fakta," tegas dr. Multazam, Sabtu (20/9/2026).

​Mantan Kepala Puskesmas di Jember selama 18 tahun ini menjelaskan bahwa berdasarkan Permenkes No. 75, tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Puskesmas mencakup pusat pembangunan kesehatan, pembinaan peran serta masyarakat, serta pelayanan kesehatan tingkat pertama. Pelayanan tersebut meliputi upaya promotif, preventif, kuratif, hingga rehabilitatif melalui edukasi dan pemberdayaan masyarakat.

​Terkait konsep Home Care, dr. Multazam menyebut program tersebut berakar dari konsep Dokter Keluarga (Family Health) yang diadopsi dari Deklarasi Alma Ata 1978. Di Kabupaten Jember, pelaksanaan tugas ini didukung penuh oleh regulasi pemerintah daerah yang memberikan kewenangan medis kepada dokter Puskesmas untuk memeriksa, mendiagnosis, dan mengobati pasien di rumah.

​Mengenai tuduhan keberadaan foto yang dianggap formalitas, ia menegaskan bahwa pengambilan foto merupakan bagian dari kelengkapan laporan administrasi serta pertanggungjawaban anggaran.

​"Dokumentasi foto adalah alat kelengkapan laporan dan pertanggungjawaban biaya. Jadi foto itu bukti bahwa tenaga medis benar-benar turun dan bekerja di lapangan," ujarnya.

​Ia menambahkan, Puskesmas bersama kader Posyandu selama ini menjadi ujung tombak berbagai program lintas sektor, mulai dari pendataan warga miskin, penyaluran bansos, hingga penanganan pandemi. Hal ini membuktikan tingkat kepercayaan yang tinggi dari pemerintah dan masyarakat terhadap institusi Puskesmas. (Hafit/prw)