Edwar Happy, Saksi Kasus Benur KPK Jadi Kadisnakertrans

Edwar Happy, Saksi Kasus Benur KPK Jadi Kadisnakertrans
Create: Thu, 15/04/2021 - 21:02
Author: Alwin Feraro
Tags

 

BENGKULU,eWARTA.co -- Wakil Gubernur Bengkulu Rosjonsyah melantik 7 pejabat pimpinan tinggi pratama (PTP) di Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Bengkulu, Kamis (15/4/2021). 

Salah satu dari tujuh pejabat eselon II adalah Edwar Happy, yang sebelumnya jadi saksi kasus korupsi perizinan tambak benur di Komisi Pemberantasan Korupsi yang dilantik menduduki jabatan Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Kadisnakertrans). 

Edwar Happy dinyatakan lolos dalam seleksi lelang jabatan PTP Pemprov Bengkulu yang dilaksanakan beberapa bulan lalu.

Edwar Happy sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Kaur dan berdasarkan SK Gubernur Bengkulu ia ditunjuk sebagai Kadisnakertrans.

Diketahui, Edwar memenuhi panggilan penyidik KPK dan menjalani pemeriksaan sebagai saksi untuk tersangka Suharjito (SJT) selaku Direktur PT Dua Putra Perkasa (DPP) yang juga pihak pemberi suap kepada Edhy Prabowo saat menjabat Menteri Kelautan dan Perikanan.

Disampaikan Rosjonsyah pelaksanaan pelantikan untuk mengajak berpindah dari paradigma zona nyaman ke zona kompetitif yang sesuai dengan kebijakan manajeman sumber daya manusia aparatur yang didasarkan pada kualifikasi, kompetensi dan berintegritasi tinggi.

Selain itu, pelantikan juga dilaksanakan agar kinerja organisasi kedepan dapat berjalan terus berjalan optimal dalam mengembangkan wawasan, kreativitas dan inovasi program yang berdayaguna, berhasilguna dan tepatguna, untuk mencapai visi misi daerah.

Adapun tujuh pejabat PTP yang dilantik adalah Supran sebagai Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Erlangga sebagai Staff Ahli Kemasyarakatan dan Sumber Daya Alam, Syarkari sebagai Kepala Dinas Peternakan dan Hewan, Edwar Happy sebagai Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi.

Kemudian Karmayanto sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Eri Yulian sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, dan Sisardi sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan. (Bisri)