Bengkulu, eWarta.co - Exit Meeting Pemeriksaan Keuangan (Interim) Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi Bengkulu Tahun Anggaran 2023 digelar pada Senin (11/12) di Ruang Pola Kantor Gubernur Bengkulu. Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Gubernur Bengkulu, Rosjonsyah, Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Bengkulu Muhammad Toha Arafat, dan seluruh kepala OPD Pemprov.
Wakil Gubernur Rosjonsyah menyatakan bahwa Entry Meeting dengan BPK merupakan agenda rutin tahunan. Ia optimis bahwa hasil pemeriksaan BPK dapat mempertahankan Pemprov Bengkulu meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
"Entry Meeting dengan BPK ini merupakan pemeriksaan awal, dan nanti akan ada pemeriksaan terperinci. Beberapa catatan dari OPD perlu diperbaiki, dan kita masih memiliki waktu untuk perbaikan. Kita tetap berharap mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)," ujar Wagub Rosjonsyah.

Di sisi lain, Ketua BPK RI Perwakilan Provinsi Bengkulu, Muhammad Toha Arafat, menambahkan bahwa adanya indikasi dalam pemeriksaan memberikan kesempatan untuk perbaikan sebelum BPK merilis hasil pemeriksaan.
"Indikasi yang muncul memberikan kesempatan untuk perbaikan. Kami belum dapat merilis permasalahan apa yang muncul, namun ini menjadi titik fokus untuk perbaikan lebih lanjut," jelas Muhammad Toha Arafat.
Pemeriksaan selanjutnya akan dilakukan secara terperinci, dan Pemprov Bengkulu berkomitmen untuk menindaklanjuti catatan-catatan yang muncul guna meningkatkan akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan keuangan daerah. Harapannya, hasil akhir pemeriksaan dapat memberikan predikat yang baik bagi Pemerintah Provinsi Bengkulu. (Adv)









