BENGKULU,eWARTA.co -- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu Usin Putra Sembiring menyambut baik program mendorong usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di provinsi ini naik kelas di era digitalisasi.
Hal itu ia sampaikan saat hearing dengan Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Bengkulu, Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Provinsi Bengkulu, Kepala Sekolah SMKN 4 Kota Bengkulu, di ruang Komisi I, Selasa (8/2/22) sore.
Usin mengatakan tujuan sinergi ini untuk meningkatkan UMKM dan pelaku usaha salah satunya di sekolah menengah kejuruan yang ada di Kota Bengkulu yakni SMKN 4 Kota Bengkulu dan pelaku usaha lainnya.
Dari hasil pemaparan pelaksanaan program yang akan berjalan kedepannya, ia meminta agar ada kesepakatan kerja sama terlebih dahulu antara dinas koperasi dalam hal ini badan layanan Umum daerah dan Hipmi maupun SMK setempat.
Sebab ia menargetkan kedepan akan mendorong UMKM yang belum masuk pada lingkupnya agar difasilitasi pelatihan maupun peningkatan UMKM.
"Ini sejalan dengan target optimalisasi ekspor bagi pelaku UMKM. Kami akan mendorong master place sendiri yang tentunya akan didorong oleh gubernur,” kata Usin.
Upaya tersebut, lanjut Usin akan disertai dengan legalitas UMKM, sertifikasi SNI, pengelolaan pajak, dan manajemen digital.
“Kami akan melakukan pelatihan keahlian, pemahamaan keuangan dan manajemen. Sehingga pengelolaan 90 persen bahan baku yang berasal dari Bengkulu dapat menjadi produk yang siap bertarung dengan era globalisasi," lanjut Usin.
Ketua Hipmi Provinsi Bengkulu Undang Sumbaga menanggapi optimis dan mengapresiasi langkah dewan terhadap rencana tersebut.
Menurutnya, dengan kolaborasi memperkuat UMKM akan menambah daya saing dan membangkitkan perekonomian di daerah.
"Menghadipi dunia digital pelaku usaha memang perlu dilakukan pelatihan sekaligus nanti akan ada bantuan alat pembuatan website untuk UMKM,” ujar Undang.
Target terdekat, lanjut Undang, pihaknya akan melakukan expo bersama Pemerintah Provinsi Bengkulu difasilitasi oleh DPRD di mana nanti expo ini nanti bertujuan untuk melihat pelatihan tadi outputnya seperti apa.
"Kami ingin tau seperti apa hasil dari pelatihan yang sudah kami bina, hasilnya akan kami pamerkan November nanti,” pungkas Undang. (Bisri)









