BENGKULU, eWarta -- Direktur Utama (Dirut) PT Bimex (Perseroda), Handiro menyampaikan penyertaan modal Rp2,75 miliar yang diterima dari alokasi APBD Provinsi Bengkulu diperuntukkan pada tiga sektor yakni pengadaan pupuk, tekstil dan kontruksi.
"Untuk tahap pertama penyertaan modal kami tujukan pada sektor pupuk, tekstil dan kontruksi. Rencana ini masih pada tahap penjajakan," kata Handiro, Senin (22/8/2022).
Handiro menyampaikan tingginya potensi di daerah perlu digarap dalam pengelolaan kerjasama investasi sehingga berimbas pada pendapatan asli daerah. Sehingga perlu didorong lebih luas integrasi antara calon investor dengan ketersediaan potensi yang ada.
Oleh sebab itu pihaknya mendorong agar penyertaan modal yang saat ini tengah berproses di Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu dapat segera disahkan.
"Kami meminta agar penyertaan modal ini segera terealisasi mengingat saat ini sudah memasuki akhir tahun sehingga progres penjajakan juga dapat segera selesai," demikian Handiro









