DLH Bengkulu Pertimbangkan Sewa Alat Berat untuk Operasional TPA Air Sebakul

Create: Thu, 02/04/2026 - 13:51
Author: Admin 3

 

Bengkulu, eWarta.co -- Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bengkulu, Afriyenita, mengungkapkan pihaknya tengah mempertimbangkan opsi penyewaan alat berat untuk menunjang operasional di TPA Air Sebakul.

Langkah tersebut dipertimbangkan menyusul keterbatasan alat berat yang saat ini tersedia di lokasi pengelolaan sampah tersebut. Dari dua unit alat berat yang ada, satu unit mengalami kerusakan dan sedang dalam proses perbaikan.

Afriyenita menjelaskan, idealnya operasional TPA membutuhkan tambahan dua unit alat berat, yaitu satu unit dozer dan satu unit excavator. Namun, kebutuhan paling mendesak saat ini adalah dozer untuk membantu proses pengelolaan dan penataan sampah di area TPA.

Menurutnya, keterbatasan anggaran membuat pihaknya harus mencari solusi alternatif yang lebih efisien. Salah satu opsi yang dinilai lebih realistis adalah dengan menyewa alat berat dibandingkan membeli unit baru.

Ia menilai, pembelian alat berat akan membutuhkan biaya besar serta menimbulkan beban tambahan seperti perawatan dan risiko kerusakan. Sementara dengan sistem sewa, alat dapat digunakan sesuai kebutuhan tanpa harus menanggung biaya pemeliharaan jangka panjang.

Dalam skema yang direncanakan, alat berat tidak akan berada di lokasi setiap saat, melainkan didatangkan ketika diperlukan. Misalnya dalam periode tertentu seperti tiga bulan sekali selama 10 hingga 12 hari untuk membantu penataan timbunan sampah.

Afriyenita memperkirakan kebutuhan penggunaan alat berat dalam setahun berkisar antara 30 hingga 40 kali. Dengan pola tersebut, alat tidak harus standby di TPA, tetapi dapat dipanggil saat kegiatan operasional membutuhkan dukungan tambahan.

Terkait biaya, ia menyebut estimasi anggaran sewa alat berat sekitar Rp300 juta per tahun. Perhitungan ini didasarkan pada biaya sekitar Rp35 juta untuk satu kali sewa, yang sudah termasuk bahan bakar minyak (BBM) dan operator.

DLH Kota Bengkulu juga telah memiliki sejumlah rekanan yang siap membantu penyediaan alat berat tersebut. Dengan skema ini, diharapkan pengelolaan sampah di TPA Air Sebakul dapat berjalan lebih optimal meskipun di tengah keterbatasan sarana dan anggaran.