DPRD Provinsi Bengkulu Minta Aparat Hukum Awasi Penyaluran Solar Subsidi

DPRD Provinsi Bengkulu Minta Aparat Hukum Awasi Penyaluran Solar Subsidi
Create: Wed, 10/03/2021 - 20:41
Author: Alwin Feraro

 

BENGKULU,eWARTA.co -- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu Edwar Samsi meminta aparat penegak hukum (APH) turun tangan dalam mengawasi penyaluran BBM bersubsidi solar di Bengkulu. 

Hal itu diungkapkannya menyikapi persoalan BBM jenis solar yang sering habis hingga mengakibatkan antrean panjang di sejumlah SPBU di Bengkulu.

"Antrean kendaraan untuk mendapatkan BBM jenis solar bukan hanya terjadi di Kota Bengkulu, tetapi di Kabupaten Kepahiang, dan Rejang Lebong juga," kata Edwar, Rabu (10/3/2021).

Padahal kata dia, kuota BBM jenis solar di wilayah ini mencukupi. 

"Namun memang perlu pengawasan dalam penyalurannya dan kami minta aparat penegak hukum juga bisa mengawasi penyalurannya di SPBU," kata Edwar.

Edwar mengatakan ada kekhawatiran apabila BBM jenis solar diselewengkan atau ditimbun untuk bahan bakar industri yang tidak untuk peruntukannya. Sebab persoalan kelangkaan solar ini terjadi hampir setiap tahun.

"Padahal penjelasan dari pihak Pertamina pasokan Solar cukup untuk Bengkulu dan sudah dibagi sesuai kebutuhan daerah masing-masing," kata Edwar.

Anggota komisi lll DPRD Provinsi Bengkulu itu menambahkan, jika antrea di sepanjang ruas SPBU terus terjadi, tentunya dampaknya akan tidak baik untuk pertumbuhan ekonomi daerah maupun ketertiban lalu lintas. 

 "Jika memang sudah dihitung kemudian sudah cukup, tetapi dilapangan masih sering terjadi antrean panjang, maka itu perlu ditelusuri lagi. Sebab itu kami minta APH mengawasi penyalurannya," ungkapnya. (Bisri)