BENGKULU, ewarta.co - Wadir Res Narkoba Polda Bengkulu AKBP Pambudi pastikan, SH (43) pemilik ladang ganja di pekarangan rumah yang berada di wilayah tengah Kota Bengkulu sangat ahli dalam bertanam ganja.
Sebab, tanaman ganja tersebut biasanya tunbuh di daerah dataran tinggi dengan suhu yang sangat dingin, melihat kondisi cuaca di Kota Bengkulu saat ini tengah kemarau dan suhu yang sangat panas.
"Sekarang kan bisa kita lihat, bahwa tanaman ganja itu biasanya tumbuh di daerah dataran tinggi, suhu iklim yang sangat dingin, apalagi kan kemarin kita musim kemarau, apalagi tengah kota kota begitu. Kawan-kawan bisa menympulkan sendiri, apa mungkin seorang amatiran bisa seperti itu," Katanya, Jum'at (4/10).
Sejauh ini, baru ada satu tersangka atas penanaman tanaman haram ini,kalaupun nantinya ada perkembangan atas kasus ini, pihak Polda Bengkulu khususnya Res Narkoba Polda Bengkulu akan menyampaikan hasilnya.
Menurut pengakuan dari pelaku, ia merawat tanaman ganja tersebut agar tetap tumbuh subur ditambahkan pupuk tanaman.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, SH (43) warga Rt 01 Kelurahan Lingkar Barat Kecamatan Gading Cempaka Kota Bengkulu dibekuk tim Ditres Narkoba Polda Bengkulu pada Selasa malam (1/10) di kediamannya.
Polisi menemukan barang bukti berupa 55 batang ganja yang masih tertanam di belakang rumah pelaku dan satu lintung ganja siap pakai.
Saat ini, polisi masih mendalami kasus ini, akan ada kemungkinan adanya tersangka ataupun ladang ganja lainnya serta sumber bi it ganja yang didapatkan pelaku. (Nay)









