Persatuan Penyandang Disabilitas Bengkulu Utara Dikukuhkan, Perkuat Sinergi Pelayanan Sosial Inklusif

Create: Mon, 11/05/2026 - 09:05
Author: Admin 3

 

Bengkulu Utara, eWarta.co – Dewan Pengurus Cabang Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (DPC PPDI) Kabupaten Bengkulu Utara resmi dikukuhkan dalam kegiatan yang berlangsung di Aula SD Model Argamakmur.

Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Bengkulu Utara Arie Septia Adinata, Kepala Sentra Dharma Guna di Bengkulu Hari Setiadi, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bengkulu Utara, Ketua PPDI, serta para penyandang disabilitas di Kabupaten Bengkulu Utara.

Kegiatan pengukuhan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, organisasi penyandang disabilitas, dan Kementerian Sosial Republik Indonesia dalam mewujudkan pelayanan sosial yang inklusif bagi penyandang disabilitas.

Dalam sambutannya, Bupati Bengkulu Utara Arie Septia Adinata menyampaikan rasa syukur atas terbentuk dan dikukuhkannya DPC PPDI Kabupaten Bengkulu Utara. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah siap bersinergi bersama PPDI untuk mendukung kesejahteraan penyandang disabilitas di Bengkulu Utara.

“Dengan adanya lembaga ini, pemerintah menjadi lebih mudah dalam melakukan pemetaan dan penyaluran bantuan sosial bagi penyandang disabilitas sehingga bantuan yang diberikan dapat tepat sasaran,” ujar Bupati.

Sementara itu, Kepala Sentra Dharma Guna di Bengkulu, Hari Setiadi, menyampaikan bahwa penguatan organisasi penyandang disabilitas sejalan dengan program Kementerian Sosial Republik Indonesia dalam meningkatkan aksesibilitas, perlindungan sosial, pemberdayaan, dan pemenuhan hak penyandang disabilitas.

Menurutnya, melalui keberadaan PPDI di tingkat daerah, koordinasi antara pemerintah daerah dan Kementerian Sosial diharapkan semakin kuat, terutama dalam pendataan, penyaluran bantuan sosial, rehabilitasi sosial, hingga pemberdayaan ekonomi bagi penyandang disabilitas.

Pengukuhan DPC PPDI Kabupaten Bengkulu Utara ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun lingkungan yang lebih inklusif, memperkuat partisipasi penyandang disabilitas dalam pembangunan daerah, serta menghadirkan pelayanan sosial yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.