WNA Pekerja PLTU Asal Tiongkok Demam Tinggi, RSUD M.Yunus Klaim Belum Ada Kriteria Suspect Corona

Converensi Pers Managemen RSUD M. Yunus Bengkulu.

 

BENGKULU, eWARTA.co - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M. Yunus Bengkulu kembali merawat pasien diduga mengidap virus corona yang mematikan.

Pasien ini diketahui laki-laki (29) yang merupakan Warga Negara Asing (WNA), yakni warga Xian, Tiongkok, bekerja di PLTU yang ada di dikawasan Pulau Baai Kota Bengkulu.

Pada perayaan imlek lalu diketahui ia pulang ke kampung halamannya dan tiba di Bengkulu pada 26 Januari 2020 pukul 13.10 WIB.

Pasien WNA ini sudah sempat diisolasi di klinik perusahaan tempat ia bekerja selama 14 Hari sejak kepulangannya dari kampung halamannya Xian, China, pada Rabu sore (12/2), ia merasa tidak enak badan dengan keluhan demam tinggi dan nyeri tenggorokan dengan memeriksakan diri di klinik lalu dirujuk ke rumah sakit M Yunus.

Tiba di RSUD M Yunus, WNA ini langsung ditangani sesuai dengan SOP penanganan pasien yang dicurigai terjangkit virus Corona dan langsung diisolasi di ruang Flamboyan.

 Dari hasil diagnosa dokter spesialis yang menangani, suhu tubuh pasien saat masuk ke RSUD M Yunus 38,5 derajad celcius, tidak ditemukan gambaran gangguan pernafasan bawah, tidak ada gejala sesak nafas, sehingga bisa dikatakan belum memenuhi tiga kriteria terjangkit virus Corona.

Pagi ini, Kamis (13/2), suhu tubuh pasien mengalami penurunan, yakni 36 derajad celcius, serta nyeri tenggorokan yang dikeluhkan sudah berkurang.

"Secara standar, kita menerapkan SOP. Secara teori, masa inkubasi sudah lewat. Kalau kita tidak menemui tiga kriteria pasien terjangkit virus Corona, maka tahapannya masih observasi, kalau memenuhi tiga kriteria naik (status, red) jadi suspect, kalau sudah Suspect maka harus dilakukan pemeriksaan virus, kalau negatif berarti bukan virus Corona, kalau positif berarti masuk kriteria virus," ungkap Wakil Direktur Pelayanan Umum RSUD M Yunus Bengkulu, dr. Ismir Fahmi.

Jadi, pasien WNA ini belum memenuhi kriteria terjangkit virus Corona, dan telah lebih dari 14 hari datang dari Xian, China tidak menunjukkan tanda-tanda terjangkit virus Corona ini, namun pada hari ke 16 saat kepulangannya baru mengalami demam tinggi dan nyeri tenggorokan.

Wadir dr. Ismir menegaskan, pihak RSUD M Yunus secara medis menetapkan status perawatan WNA ini masih observasi, belum masuk kategori suspect. (Nadya)