BENGKULU,eWARTA.co -- Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan (DTPHP) Provinsi Bengkulu Ricki Gunawan menargetkan produksi jeruk Bengkulu mampu menunjang kebutuhan ekspor komoditas buah di pangsa nasional.
Ricki menyebutkan terdapat 250 hektare perkebunan jeruk di tiga Kabupaten yakni Kepahiang, Lebong dan Rejang Lebong yang telah memenuhi kebutuhan jeruk domestik. Seluas itu, lanjut Ricki pertahun produksinya mencapai 500 ton jeruk.
"Kami ingin jeruk menjadi komoditas ekspor yang diandalkan bersama dengan karet, sawit dan tanaman jenis lainnya," kata Ricki, Jumat (15/10/21).
DTPHP saat ini tengah mengembangkan komoditas jeruk lokal di dua desa di Bermani Ulu Raya Rejang Lebong dengan komoditas jeruk berjenis BW dan Gerga.
Dengan kondisi topografi yang mendukung, Ricki berharap pengembangan perkebunan di wilayah ini dapat menjadi pusat perekonomian khusus dan menunjang perekonomian masyarakat sekitar.
"Target kami produksi jeruk dapat memenuhi kebutuhan domestik, regional dan nasional ke depannya," kata Ricki. (Bisri)









