KPMD Bengkulu 2026 Berakhir, 1.500 Pramuka Kembali ke Daerah

Create: Sun, 06/09/2026 - 19:29
Author: Admin 3

 

Bengkulu, eWarta.co — Kemah Pramuka Madrasah Daerah (KPMD) Tingkat Provinsi Bengkulu Tahun 2026 resmi ditutup, Minggu (6/9/2026). Sebanyak 1.500 peserta dari 75 pangkalan meninggalkan bumi perkemahan setelah mengikuti rangkaian kegiatan selama empat hari.

Upacara penutupan dipimpin Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Dr. Sri Ihsan, M.Pd.I., yang bertindak sebagai pembina upacara. Kegiatan dihadiri Wakil Rektor III UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Dr. Rahmat Ramdhani, S.Sos.I., M.Sos.I., Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu Dr. H. Hamdani, M.Pd., Ketua Kwartir Daerah 07 Bengkulu, pembina, pendamping, dan peserta KPMD.

Dalam amanatnya, Sri Ihsan meminta peserta tidak berhenti mempraktikkan nilai yang didapat selama perkemahan. Menurutnya, kedisiplinan, kemandirian, kerja sama, dan tanggung jawab yang dilatih selama KPMD harus dibawa ke madrasah, keluarga, dan lingkungan masyarakat.

“Jangan biarkan KPMD berakhir hanya ketika tenda dibongkar dan kita meninggalkan bumi perkemahan. Biarkan semangat KPMD terus hidup dalam diri kalian,” kata Sri Ihsan.

Sri Ihsan menilai KPMD memiliki peran dalam membentuk karakter peserta melalui pengalaman langsung. Selama kegiatan, peserta tidak hanya mengikuti aktivitas kepramukaan, tetapi juga dilatih untuk mandiri, disiplin, peduli, berani, dan mampu bekerja sama.

Ia mengatakan pembentukan karakter tersebut sejalan dengan tujuan pendidikan di madrasah. Karena itu, peserta diminta menjadikan pengalaman selama perkemahan sebagai kebiasaan yang diterapkan setelah kembali ke daerah masing-masing.

Sri Ihsan juga meminta peserta menunjukkan perubahan di lingkungan masing-masing setelah mengikuti KPMD. Ia berharap mereka lebih disiplin di madrasah, menghormati dan berbakti kepada orang tua, serta mampu berkontribusi di tengah masyarakat.

“Pramuka bukan hanya tentang seragam, tepuk tangan, baris-berbaris, atau kegiatan perkemahan. Pramuka adalah tentang karakter dan pengabdian,” tegasnya.

Menurut Sri Ihsan, peserta KPMD harus terus meningkatkan kemampuan dan tidak cepat puas dengan pengalaman yang sudah diperoleh. Ia menilai tantangan ke depan membutuhkan generasi yang berani mengambil peran, mampu bekerja sama, tidak mudah menyerah, serta memiliki akhlak yang baik.

Pesan serupa disampaikan kepada para pembina dan pendamping agar terus memberikan pendampingan setelah KPMD selesai. Pembinaan yang berkelanjutan dinilai penting untuk mengembangkan potensi peserta didik madrasah.

“Teruslah belajar, teruslah berlatih, teruslah berkarya dan teruslah berprestasi. Jangan pernah berhenti bermimpi,” ujarnya. Sri Ihsan berharap dari peserta KPMD dapat lahir generasi yang kelak mampu menjadi pemimpin di Bengkulu, Indonesia, maupun tingkat dunia.

Pada kesempatan tersebut, Sri Ihsan mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan KPMD 2026. Panitia, pembina, pendamping, peserta, dan pihak pendukung dinilai telah berkontribusi terhadap kelancaran kegiatan.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kekurangan selama pelaksanaan KPMD. Setelah itu, KPMD Tingkat Provinsi Bengkulu Tahun 2026 dengan tema “Mewujudkan Generasi Muda yang Maju, Bermutu dan Mendunia” dinyatakan resmi berakhir.

Setelah upacara, panitia mengumumkan para pemenang perlombaan yang digelar selama kegiatan. Pengumuman tersebut sekaligus menjadi rangkaian terakhir sebelum peserta kembali ke kabupaten dan kota masing-masing.

Empat hari berada di bumi perkemahan akhirnya selesai dan ribuan Pramuka Madrasah kembali ke daerah masing-masing. Kegiatan boleh berakhir, tetapi pengalaman dan keterampilan yang diperoleh diharapkan tetap diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.