Mahasiswa UINFAS Petakan Potensi UMKM Perkebunan di Rejang Lebong

Create: Sun, 18/10/2026 - 13:00
Author: Admin 3

 

Rejang Lebong, eWarta.co – Sebanyak 12 mahasiswa Magister Ekonomi Syariah Pascasarjana UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu memetakan kebutuhan dan potensi ekonomi masyarakat Desa Sumber Urip, Kabupaten Rejang Lebong, Sabtu (17/10/2026).

Kegiatan Community Need and Asset Assessment tersebut menjadi tahap awal program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) untuk mendorong pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis potensi perkebunan.

Mahasiswa mengidentifikasi kebutuhan masyarakat serta aset lokal yang berpeluang dikembangkan menjadi usaha bernilai tambah. Hasil pemetaan akan menjadi dasar penyusunan program pemberdayaan yang sesuai dengan kondisi dan peluang ekonomi desa.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa berkolaborasi dengan URIPICA, Global Coffee, dan Satuhal Heritage. Kolaborasi ini diarahkan untuk menggali potensi perkebunan, memperluas peluang kewirausahaan, serta meningkatkan nilai produk lokal.

Kegiatan ini dibimbing dosen pengampu Dr. Evan Setiawan, M.M., dan Yosy Arisandy, Ph.D. Pendampingan dilakukan untuk menghubungkan pengetahuan akademik dengan praktik pemberdayaan, terutama dalam menganalisis potensi ekonomi lokal dan merancang strategi pengembangan usaha.

Yosy Arisandy mengatakan asesmen menjadi langkah penting agar program pengabdian benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, potensi perkebunan Desa Sumber Urip perlu dipetakan dan dikelola agar mampu memperkuat UMKM serta meningkatkan kesejahteraan warga.

“Pengabdian kepada masyarakat tidak cukup hanya dengan membawa program dari kampus, tetapi harus diawali dengan memahami kebutuhan masyarakat sekaligus mengenali aset dan potensi yang mereka miliki,” ujarnya.

Ia berharap keterlibatan mahasiswa dapat meningkatkan kepekaan sosial, kemampuan analisis, dan keterampilan menyusun program pemberdayaan yang aplikatif. Melalui kegiatan lapangan, mahasiswa juga mendapat kesempatan memahami langsung kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.

Hasil asesmen akan menjadi dasar untuk menentukan bentuk pendampingan yang relevan bagi masyarakat Desa Sumber Urip. Program ini diharapkan mampu membuka peluang usaha, meningkatkan daya saing produk lokal, serta memperluas kesempatan ekonomi melalui kolaborasi perguruan tinggi, komunitas, dan pelaku usaha.