BENGKULU,eWARTA.co -- Asisten II Setda Provinsi Bengkulu bidang perekonomian dan pembangunan Yuliswani menyebut pembangunan Jalan Tol Bengkulu-Lubuklinggau, Sumatera Selatan seksi II Taba Penanjung-Kepahiang mencapai 62 persen.
"Pembangunan seksi II Taba Penanjung-Kepahiang sepanjang 28 kilometer yang dimulai Januari lalu sudah mencapai 62 persen," kata Yuliswani, Sabtu (17/4/21).
Yuliswani mengatakan tahap pembebasan lahan telah melewati tahap identifikasi warga yang terkena dampak pembangunan jalan tol.
"Saat ini tahap pembebasan lahan sudah 92 persen. Tinggal 8 persen tengah menyelesaikan tahap penyelesaian di Pengadilan Negeri," kata Yuliswani.
Yulis mengatakan pembebasan lahan jalan tol seksi II ini harus segera dikerjakan mengingat pembangunan jalan tol seksi I ruas Betungan-Taba Penanjung sepanjang 17,6 kilometer diperkirakan selesai pada Mei mendatang.
Sementara itu, selama masa pandemi COVID-19 pengembang PT Hutama Karya Infrastruktur terus melakukan pekerjaan tol dengan menerapkan protokol kesehatan. Demikian memasuki bulan Ramadan, Yulis menyebut para pekerja tetap melangsungkan progres pembangunan.
Sebelumnya, pengerjaan tol Bengkulu-Sumatera Selatan ini terbagi menjadi tiga seksi yaitu seksi I Kota Bengkulu-Taba Penanjung sejauh 17,6 kilometer, seksi II Taba Penanjung-Kepahiang sejauh 28 kilometer, dan seksi III Kepahiang-Lubuk Linggau sejauh 54 kilometer.
Secara keseluruhan, jalan tol Bengkulu-Sumsel ini dibangun sepanjang 96 kilometer dan merupakan koridor pendukung jalan tol trans-Sumatera (JTTS) mulai dari Palembang hingga Bengkulu sepanjang 330 kilometer. (Bisri)









