Pemerintah Wajib Berdayakan Masyarakat Desa untuk Tekan Kemiskinan di Bengkulu

Seorang pria pengangkut beras di wilayah Pasar Minggu, Bengkulu. (Feraro)
Create: Fri, 19/02/2021 - 14:25
Author: Alwin Feraro
Tags

 

BENGKULU,eWARTA.co -- Pemerintah wajib memberdayakan masyarakat desa guna menekan angka kemiskinan di Bengkulu yang saat ini memasuki peringkat tujuh nasional.

Sebab kemiskinan yang tercatat di wilayah perdesaan memiliki andil tinggi sebesar 15,42 persen dibanding wilayah perkotaan sebesar 15,06 persen pada 2020.

"Salah satu upaya penurunan angka kemiskinan dengan melakukan sosialisasi pemberdayaan ekonomi keluarga di kampung berkualitas," kata Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Bengkulu Rusman Efendi, Jumat (19/2/2021).

Menurut dia, kampung berkualitas merupakan program strategis dalam pembangunan sumber daya manusia yang sejalan dengan nawa cita pemerintah di mana masyarakat desa akan dilatih dalam mengembangkan sumber perekonomian.

Rusman menyebut, saat ini di Bengkulu terdapat sebanyak 258 kampung berkualitas yang tersebar di sejumlah wilayah kecamatan di kabupaten dan kota. Di mana di antaranya sebanyak 12 desa yang ditetapkan sebagai kampung berkulitas percontohan.

Mengatasi kemiskinan di daerah, lanjut Rusman pihaknya bersama lembaga pemerintah sebagai mitra kerja terus mendorong agar pemerintah daerah hingga desa untuk mengalokasi dana desa dalam penggerakan program pembangunan keluarga, kependudukan dan keluarga berencana.

Sehinga dengan demikian kemiskinan dan persoalan kependudukan lainnya dapat di atas secara bersama melalui integrasi kebijakan dan anggaran baik anggaran APBN maupun APBD. 

Rusman mengatakan intervensi dapat juga melalui pemberdayan kelompok masyarakat di wilayah kampung berkualitas, yaitu kelompok usaha peningkatan pendapatan keluarga akseptor. 

"Selain kelompok peningkatan ekonomi tersebut juga dapat melalui pengembangan kelompok kegiatan lainnya di wilayah itu," katanya. (Bisri)