Pemprov Bengkulu Ajak Pemkab Kolaborasi Manfaatkan DBH Sawit untuk Pembangunan Bersama


Bengkulu, eWarta.co -- Pada bulan November lalu, Pemerintah Daerah Provinsi Bengkulu menerima Dana Bagi Hasil (DBH) sebesar 21 miliar, yang merupakan DBH pertama dari sektor perkebunan sawit. Asisten III Pemprov Bengkulu, Nandar Munadi, menyampaikan bahwa penerimaan DBH ini merupakan hasil dari kebijakan pemerintah pusat.

"Nantinya, kita akan sesuaikan dengan potensi yang ada. Kelapa sawit dan pabriknya diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan, dan kita perkirakan ini akan terwujud pada tahun 2023," ungkap Nandar.

Lebih lanjut, Nandar menjelaskan bahwa DBH yang diterima oleh Pemerintah Daerah Provinsi Bengkulu juga turut diterima oleh Kabupaten dan Kota di wilayah tersebut. Oleh karena itu, ia mendorong agar DBH yang diperoleh oleh Kabupaten dan Kota dapat dikolaborasikan untuk mendukung pembangunan di Provinsi Bengkulu.

Adv

"Kabupaten dan Kota yang menjadi produsen dan terdampak oleh kegiatan sawit mendapatkan DBH sawit. Ini menjadi peluang untuk berkolaborasi dan memanfaatkan DBH ini guna pembangunan yang lebih baik bagi Provinsi Bengkulu secara keseluruhan," tambah Nandar.

Dia menekankan pentingnya kerjasama antara tingkat provinsi, kabupaten, dan kota dalam memanfaatkan DBH sawit untuk proyek-proyek pembangunan yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan di seluruh wilayah Bengkulu.

"Dengan kolaborasi yang baik, kita dapat merencanakan penggunaan DBH sawit ini untuk pembangunan infrastruktur, peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan upaya pelestarian lingkungan di Provinsi Bengkulu," tutup Nandar. (Adv)