Bengkulu, eWarta.co -- Dalam menghadapi Natal dan Tahun Baru (Nataru), Pemerintah Provinsi Bengkulu bersiap menghadapi peningkatan kunjungan wisata dengan merencanakan pembangunan Posko Pemantauan.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Bengkulu, Bambang Agus Supra Budi, menyampaikan kesiapan mereka untuk mengatasi lonjakan arus lalu lintas terutama pada malam tahun baru di spot-spot wisata dan area lainnya.
Peningkatan dan penumpukan arus lalu lintas diharapkan dapat diantisipasi dan dimonitor secara intensif oleh pihak terkait. Bambang menjelaskan bahwa rencana rekayasa lalu lintas bersama Polda dan Polres telah disusun dengan matang. Termasuk peta dan jalur rekayasa lalu lintas yang telah dipersiapkan untuk mengatasi kemacetan yang mungkin terjadi.
"Rencana rekayasa lalu lintas bersama Polda dan Polres untuk mengatasi kemacetan sudah kita siapkan, termasuk peta dan jalur rekayasa lalu lintas sudah disiapkan. Tinggal kita laksanakan dan lakukan pengamanan, pengaturan, dan pengawasan secara bersama-sama," ungkap Bambang.

Selain itu, pihak Dishub juga akan mendirikan beberapa posko Nataru di titik-titik vital. Posko-posko ini akan ditempatkan di lokasi strategis dan telah menjadi langkah rutin yang dilakukan setiap tahun bersama stakeholder terkait. Tujuannya adalah memastikan keamanan dan kenyamanan selama perayaan Natal dan Tahun Baru.
"Sama seperti tahun kemarin, posko akan kita dirikan, juga ada posko induk yang disiagakan personel untuk pengamanan. Posko mulai berlaku pada 22 Desember 2023 sampai 3 Januari 2024 mendatang," tambah Bambang.
Dengan langkah-langkah antisipatif ini, Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap dapat memberikan pengalaman liburan yang aman dan nyaman bagi warga dan wisatawan yang berkunjung selama periode perayaan Nataru. (Adv)









