Puluhan Warga Ikuti Pelatihan Berternak Lebah Madu

Warga Rejang Lebong dapat pelatihan berternak lebah madu
Warga Rejang Lebong dapat pelatihan berternak lebah madu

 

Rejang Lebong, ewarta.co - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Rejang Lebong, memberikan pelatihan beternak lebah madu kepada puluhan warga dari enam desa dalam dua kecamatan di daerah itu.

Kepala Disnakertrans Kabupaten Rejang Lebong, Dwi Purnamasari, mengatakan pelatihan bertenak lebah madu yang difasilitasi pihaknya itu diberikan kepada 40 warga yang berasal dari enam desa tersebar dalam Kecamatan Bermani Ulu dan Bermani Ulu Raya.

"Pelatihan ini diberikan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat dari usaha berternak atau budidaya madu lebah. Bantuan yang kita berikan selain dalam bentuk pelatihan juga peralatan pendukung seperti kotak lebah dan lainnya, " kata Dwi.

Pelatihan budidaya lebah madu ini tambah dia, dilangsungkan selama lima hari dan akan berakhir pada 17 Maret nanti, dengan lokasi di Kecamatan Bermani Ulu yang meliputi Desa Baru Manis, Air Pikat dan Desa Purwodadi. 

Kemudian tiga desa lainnya di Kecamatan Bermani Ulu Raya yakni Desa Pal VIII, Tebat Tenong Luar dan Desa Pal VII. 

Bantuan yang mereka berikan ini kata Dwi, diberikan kepada per orangan dan nantinya mereka ini akan membentuk kelompok peternak lebah madu di masing-masing desa. 

Sebagai tahap awal pelatihan bermaterikan teknik mencari koloni lebah, mencari ratu baru dan membuat sarang lebah.

"Usaha bertenak lebah madu ini kami nilai memiliki prospek yang cukup menjanjikan, karena madu yang dihasilkan per botol teh dihargai pembeli Rp80.000.

Lebah madu yang diternakkan ini nantinya bisa memanfaatkan banyaknya tanaman kopi di desa mereka sebagai sumber madunya," imbuhnya lagi.

Pelatihan bertenak lebah madu yang memanfaatkan instruktur peternak lebah madu dari Desa Sumber Bening, Kecamatan Selupu Rejang yang sudah lebih dahulu mengembangkannya usaha bertenak lebah madu.

Dwi berharap, program pelatihan beternak madu ini nantinya bisa memberikan pendapatan tambahan kepada masyarakat di masing-masing desa, dan akan mendorong inovasi masyarakat mengembangkan produk turunan dari usaha peternakan madu dalam dua kecamatan itu. (DD)