BENGKULU, eWarta.co – Sebanyak 33 anggota DPRD Kota Bengkulu mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Workshop yang diselenggarakan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Nahdlatul Ulama (STIESNU) Bengkulu pada 20–21 Juni 2026 di Hotel Mercure Bengkulu.
Kegiatan ini difokuskan pada penguatan kapasitas anggota dewan dalam menjalankan fungsi penganggaran, pengawasan, serta penyusunan program kerja yang transparan dan akuntabel.
Workshop tersebut mengangkat tema “Penguatan Kapasitas DPRD dalam Pengelolaan Keuangan Daerah, Penganggaran, Pengawasan dan Penyusunan RENJA DPRD yang Transparan dan Akuntabel”.
Tema ini dinilai relevan dengan tantangan yang dihadapi pemerintah daerah saat ini, terutama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan bertanggung jawab.
Ketua STIESNU Bengkulu, Dr. Subhan, mengatakan peningkatan kapasitas anggota legislatif menjadi kebutuhan penting di tengah semakin kompleksnya pengelolaan pemerintahan daerah.
Menurutnya, anggota DPRD tidak hanya dituntut memahami regulasi, tetapi juga harus mampu mengawal perencanaan pembangunan, penggunaan anggaran, serta memastikan setiap program pemerintah berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Ia menjelaskan, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, termasuk di lingkungan pemerintahan.
Melalui kegiatan ini, STIESNU berupaya menghadirkan ruang pembelajaran yang dapat memperkuat pemahaman anggota dewan terhadap pengelolaan keuangan daerah dan fungsi pengawasan yang efektif.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Bengkulu Herimanto menegaskan bahwa peningkatan kompetensi anggota dewan harus dilakukan secara berkelanjutan.
Menurutnya, perkembangan regulasi dan tingginya tuntutan masyarakat terhadap transparansi pemerintahan mengharuskan anggota DPRD terus memperbarui pengetahuan dan kemampuan dalam menjalankan tugas kelembagaan.
Ia menilai kualitas kebijakan daerah sangat dipengaruhi oleh kemampuan anggota legislatif dalam memahami proses perencanaan, penyusunan anggaran, hingga pengawasan pelaksanaan program pemerintah. Karena itu, forum seperti Bimtek dan workshop menjadi sarana penting untuk meningkatkan kualitas pengambilan keputusan di lembaga legislatif.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan materi terkait pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel, penguatan fungsi pengawasan DPRD, optimalisasi fungsi penganggaran, serta teknik penyusunan Rencana Kerja (RENJA) DPRD.
Selain pemaparan materi, peserta juga terlibat dalam diskusi dan pembahasan berbagai persoalan yang kerap dihadapi dalam pelaksanaan fungsi legislasi dan pengawasan.
Pembahasan juga menyoroti pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan anggaran daerah. DPRD sebagai lembaga pengawas dinilai memiliki peran strategis untuk memastikan anggaran yang telah disahkan benar-benar digunakan secara efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan anggota DPRD Kota Bengkulu semakin memahami perannya dalam mengawal pembangunan daerah, mengawasi penggunaan anggaran publik, serta menyusun kebijakan yang tepat sasaran. Penguatan kapasitas legislatif menjadi salah satu langkah penting untuk mendukung terwujudnya pemerintahan daerah yang profesional, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.









