Bengkulu, eWarta.co - Sultan B Najamudin, yang kini menjabat sebagai Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), dinilai memiliki peran strategis untuk membawa perubahan bagi Provinsi Bengkulu. Kakaknya, Agusrin M Najamudin, mantan Gubernur Bengkulu, menyatakan komitmennya untuk mendukung pembangunan provinsi ini, memanfaatkan posisi penting yang dipegang Sultan di tingkat nasional.
"Dengan Sultan menjadi orang nomor 7 di RI, saya melihat ini sebagai takdir untuk membangun Bengkulu dari atas. Ini adalah kesempatan besar untuk kita mengejar ketertinggalan," ujar Agusrin saat menghadiri pesta pernikahan keponakannya di Sportorium Kampus IV UMB, Minggu, 13 Oktober 2024.
Agusrin menegaskan, Bengkulu saat ini tertinggal jauh dibandingkan dengan daerah lain, dan posisi Sultan di DPD RI menjadi modal utama untuk mendorong pembangunan di provinsi tersebut. Ia bertekad akan menggerakkan lebih banyak anggaran dan proyek pembangunan ke Bengkulu.
"Ke depan, kita harus mendorong agar lebih banyak dana masuk ke Bengkulu untuk pembangunan," katanya.
Dalam konteks Pilkada Bengkulu, Agusrin memutuskan untuk tidak maju dalam Pilgub 2024, memilih fokus pada peran Sultan di DPD RI.
"Kita harus fokus untuk mendukung RI 7, dan kini kita telah berhasil. Artinya jika saya diam, itu berarti ada hal yang lebih besar yang sedang dilakukan. Namun, jika masih banyak yang menginginkan, saya akan maju lagi lima tahun ke depan," ungkap Agusrin.
Agusrin juga menyatakan dukungannya kepada putrinya, Nuragiyanti D Pematasari, yang akan maju dalam Pilwakot Bengkulu 2024. Ia menegaskan bahwa dukungan penuh akan diberikan kepada kandidat Pilgub yang komitmen mendukung putrinya di Pilwakot.
"Saya, Sultan, dan pasukan pasti akan mengambil keputusan untuk mendukung calon di Pilgub Bengkulu yang tegas mendukung Agi di Pilwakot," pungkasnya.









