BENGKULU,eWARTA.co -- Laju inflasi bulan Agustus 2021 di Provinsi Bengkulu yang mencapai 0,16 persen dipengaruhi peningkatan biaya pendidikan, khususnya pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA).
"Inflasi Kota Bengkulu bulan Agustus 2021 terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya beberapa indeks harga yang cukup besar pada beberapa kelompok pengeluaran, salah satunya pendidikan pada tingkat pendidikan SMA," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bengkulu Win Rizal, Kamis (2/9/21).
Selain itu, kenaikan juga dipengaruhi harga ikan dencis, upah tukang bukan mandor, harga rokok kretek filter, ikan tuna, pasir, biaya pendidikan Sekolah Dasar (SD), harga sepeda motor, ikan tongkol atau ikan ambu-ambu dan kangkung,"
Pihaknya mencatat sektor pendidikan ini juga menjadi kelompok yang mengalami inflasi tertinggi yakni 2,11 persen dari 11 kelompok pengeluaran lainnya.
Adapun beberapa kelompok pengeluaran lainnya yang mengalami inflasi yakni kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,45 persen dengan andil inflasi sebesar 0,07 persen.
Kemudian kelompok transportasi sebesar 0,13 persen dengan andil inflasi sebesar 0,02 persen dan kelompok penyediaan makanan dan minuman atau restoran sebesar 0,06 persen dengan andil inflasi sebesar 0,01 persen.
Sementara pada kelompok pengeluaran yang tidak memberi andil pada inflasi di Kota Bengkulu adalah kelompok kesehatan, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya, kelompok perlengkapan peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga.
Lalu kelompok pakaian dan alas kaki, kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan dan kelompok rekreasi, olahraga dan budaya.
"Sedangkan kelompok pengeluaran yang mengalami deflasi yaitu kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,17 persen dengan andil deflasi sebesar 0,05 persen," ucap Win.
Sementara pengendali besarnya inflasi dipengaruhi dengan turunnya harga cabai merah, terong, daging ayam ras, jengkol, daging sapi, sawi hijau, bawang merah, petai, buncis dan tempoyak.
Berdasarkan hasil pemantauan BPS, pada Agustus 2021 terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 105,56 pada Juli 2021 menjadi 105,73 pada Agustus 2021. Tingkat inflasi tahun kalender Agustus 2021 sebesar 1,34 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun sebesar 1,94 persen. (Bisri)









