Bengkulu, ewarta.co - Rabu malam bertempat di sekretariat Raflesia membaca Jl. Batang Hari 3 Kelurahan Nusa Indah Kota Bengkulu berlangsung diskusi publik bersama kalangan mahasiswa Kota Bengkulu dengan tema "Benarkah Kapitalisme Tak Terkalahkan" dengan pembicara Mantan Eks HTI Provinsi Bengkulu, Septri Widiono dihadiri dari perwakilan mahasiswa UNIB dan IAIN Kota Bengkulu. (19/12)
Akademisi Pertanian Unib, Septri Widiono mengatakan bahwa kapitalisme merupakan suatu doktrin terkait pasar bebas, dimana pendorong kapitalisme tersebut yaitu berasal dari kolonialisme dan globalisasi.
Sehingga tanpa adanya Bank dan pasar modal maka kapitalisme akan musnah.
"Dampak bagi perekonomian Indonesia dengan adanya sistem Kapitalisme yaitu terjadinya hegemoni ekonomi di tingkat nasional (perusahaan besar akan menguasai perusahaan kecil sehingga perusahaan kecil akan bangkrut) sebagai contoh pasar retail Alfamat, Indomart, terang Septri.
Seperti contoh pemikiran Presiden Jokowi dalam membangun infrastruktur di Indonesia dengan cara logika kapitalis yaitu membangun jalan tol dengan biaya misalnya sebesar 100 Milyar dan selanjutnya akan dijual ke pihak asing dengan nilai jual menjadi 300 Milyar ujarnya.
"Khilafah Islam merupakan pemersatu umat muslim sehingga perlu didukung,"tutup Septri.









