Gus Fawait All Out Tata Pasar Tanjung, Bentuk Satgas Gabungan, Terapkan MRLL, dan Atur Jam Operasional 1.527 Pedagang

Create: Thu, 24/09/2026 - 14:08
Author: Redaksi

 

JEMBER, ewarta.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember tancap gas menata Pasar Tanjung. Menindaklanjuti kesepakatan dengan 587 pedagang pelataran, Pemkab menggelar rapat koordinasi (rakor) lanjutan bersama para pedagang di Kantor Dinas Perhubungan Jember, Rabu (23/9/2026).

​Fokus utama rakor tersebut adalah pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Pasar Tanjung yang bertugas mengawasi ketertiban pasar selama masa uji coba kebijakan baru.

​Di tengah padatnya agenda, Bupati Jember Gus Fawait tetap menunjukkan komitmennya dengan menghadiri rakor secara daring demi mengawal aspirasi para pedagang.

​"Pasar Tanjung harus ditata dengan baik tanpa mematikan mata pencaharian pedagang. Pemerintah hadir untuk memastikan seluruh pihak dapat tumbuh dan mencari nafkah secara harmonis tanpa saling merugikan," tutur Gus Fawait.

​Langkah penataan ini merupakan respons langsung atas keluhan warga sekitar terkait kemacetan lalu lintas dan penumpukan sampah di area pemukiman. Akses lingkungan dan kebersihan menjadi perhatian utama Pemkab Jember.

​Guna mengatasi permasalahan tersebut, Pemkab menyiapkan dua langkah teknis:

​* Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas (MRLL): Pembalikan arah arus kendaraan di Jalan Samanhudi.

​* Infrastruktur: Perbaikan sistem drainase untuk mengantisipasi genangan air.

​Kebijakan teknis ini diimbangi dengan pengaturan jam operasional yang mengikat bagi 1.527 pedagang terdaftar di Pasar Tanjung.

​Satgas Pasar Tanjung resmi dibentuk pada Rabu lalu dengan standar operasional prosedur (SOP) dari Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jember. Tim pelaksana terdiri dari 8 perwakilan pedagang, 8 warga sekitar, serta unsur Pemkab Jember dan TNI/Polri yang dibagi dalam dua sif penjagaan.

​Gus Fawait menegaskan komitmennya untuk mengawal langsung proses penataan ini.

​"Saya akan tetap memantau, menerima laporan, dan meminta perkembangan berkala. Bahkan pembentukan satgas dan hal teknis lainnya saya pantau secara langsung," tegasnya.

​Kepala Dinas Perhubungan Jember, Gatot Triyono, menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Forum LLAJ serta Bupati Jember. Pihaknya juga sedang mempersiapkan pemasangan rambu-rambu baru di lokasi.

​Uji Coba Dimulai Senin Depan

​Uji coba rekayasa lalu lintas di Jalan Samanhudi dijadwalkan mulai Senin (28/9/2026) pekan depan dan berlangsung selama satu minggu.

​"Uji coba rekayasa lalu lintas di Jalan Samanhudi paling cepat kami lakukan Senin pekan depan selama seminggu, lalu akan kami evaluasi," ujar Gatot.

​Pemasangan rambu-rambu baru di sepanjang area rekayasa lalu lintas kini terus dikebut sebelum skema baru tersebut resmi diberlakukan.

​Penulis: Hafit