Tolak Diskriminasi dan Rasisme, Mahasiswa Papua Geruduk DPRD Provinsi

Koordinator lapangan, Penos
Create: Tue, 20/08/2019 - 15:53
Author: Redaksi
Tags

 

BENGKULU, ewarta.co - Merasa selalu mendapatkan diskriminasi dan rasisme, Ikatan Mahasiswa Papua Bengkulu geluduk kantor DPRD Provinsi Bengkulu, lantaran ingin menyampaikan aspirasi mereka terkait hal-hal yang tengah dialami oleh mereka, Selasa (20/5).

Tujuan mereka mendatangi kantor DPRD Provinsi Bengkulu tak lain ingin menuntut keadilan akan adanya diskriminasi yang dialami oleh mereka.

Bahkan, mereka ingin aspirasi yang mereka sampaikan bisa disampaikan juga kepada DPR RI.

"Tujuan kami datang kesini untuk menyampaikan aspirasi kami tentang keadilan, terhadap diskriminasi dan lain sebagainya yang terjadi di tanah kami, serta kawan-kawan kami yang berada di sana," Sampai Penos Belau, Koordinator Lapangan Aksi Ikatan Mahasiswa Papua Bengkulu kepada awak media.

Lebih lanjut dikatakan Penos, mereka selama ini merasa berada dibawah ketekanan dan perasaan lainnya yang membuat mereka tidak nyaman, untuk itu mereka mendatangi Kantor DPRD Provinsi Bengkulu untuk menyampaikan aspirasi dalam rangka menolak diskriminasi dan rasisme di Indonesia.

Ia juga menginformasikan bahwa untuk kondisi Mahasiswa Papua yang ada di Bengkulu ini, aman,damai dan tertib, karena Mahasiswa Papua Bengkulu ini sudah tau bahwa tujuan Provinsi Bengkulu ini seperti apa, artinya Provinsi Bengkulu ini bertujuan untuk kedamaian, ketertiban dan keamanan.

"Kami merasa bahwa diskriminasi ini walaupun terkadang dirasakan kawan-kawan kami yang di Jawa dan Bali, tetapi yang merasa adalah kami, kami merasa karena kami adalah bagian dari mereka, maka sekali lagi kami tegaskan untuk stop diskriminasi dan rasisme," tukasnya.

Sementara, Wakil Ketua I DPRD Provinsi Bengkulu Suharto menyambut kedatangan para Mahasiswa Papua Bengkulu yang telah menyampaikan aspirasi mereka kepada para wakil rakyat.

Beliau menyampaikan bahwa akan segera menindaklanjuti apa yang menjadi permasalahan, hingga ke Pemerintah Provinsi Bengkulu bahkan ke DPR RI melalui Kemendagri.

Kemudian, Suharto menyampaikan bahwa pihak DPRD Provinsi Bengkulu akan menjamin para Mahasiswa Papua Bengkulu tidak ada yang berani lagi untuk melakukan diskriminalisasi.

"Kami wakil rakyat yang ada di Provinsi Bengkulu, pertama menjamin adek-adek yang dari Papua tidak ada yang berani mendiskriminasikan di daerah Provinsi Bengkulu," ujarnya ditengah kerumunan aksi para Mahasiswa Papua Bengkulu.

Selain itu, beliau juga meminta kepada aparat penegak hukum diwilayah hukum Polda Bengkulu dan jajaran yang ada serta di Kabupaten dan Kota yang ada, untuk menjaga kesatuan dan persatuan sesuai engan dasar Negara, Pancasila. (Nay)