BENGKULU, eWarta.co – Generasi Profesional (Genpro) Area Bengkulu mendorong mahasiswa mulai membangun semangat kewirausahaan sejak berada di bangku perguruan tinggi. Upaya tersebut dilakukan melalui program Genpro Goes to Campus yang menjadi bagian dari rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Dehasen Bengkulu Tahun 2026.
Program tersebut diarahkan untuk memperkenalkan dunia usaha kepada mahasiswa sekaligus membangun pola pikir agar tidak hanya berorientasi mencari pekerjaan. Mahasiswa didorong berani mengembangkan ide, melihat peluang bisnis, hingga menciptakan aktivitas ekonomi yang dapat membuka lapangan kerja.
Ketua AVP Genpro Area Bengkulu, Dr. Arius Satoni Kurniawansyah, S.Ikom., M.Kom., mengatakan Genpro hadir untuk membersamai pelaksanaan PKKMB Universitas Dehasen Bengkulu Tahun 2026. Menurutnya, keterlibatan Genpro menjadi bagian dari upaya memperluas pengenalan ekosistem kewirausahaan di lingkungan kampus.
“Genpro Goes to Campus. Alhamdulillah Genpro Area Bengkulu hari ini membersamai acara PKKMB Universitas Dehasen Bengkulu Tahun 2026,” kata Arius, Minggu (6/9/2026).
Ia menilai lingkungan perguruan tinggi memiliki potensi besar dalam melahirkan generasi muda yang kreatif dan inovatif. Karena itu, mahasiswa perlu dibekali wawasan kewirausahaan agar mampu melihat peluang dan mengembangkan gagasan menjadi usaha yang bernilai ekonomi.
Perkembangan ekonomi digital juga membuka ruang yang semakin luas bagi mahasiswa untuk memulai usaha sejak usia muda. Pemanfaatan teknologi dinilai dapat membantu mahasiswa menjangkau pasar lebih luas sekaligus menyesuaikan usaha dengan perubahan kebutuhan konsumen.
Genpro Area Bengkulu berkomitmen memperluas kolaborasi dengan perguruan tinggi untuk memperkuat ekosistem kewirausahaan di kalangan mahasiswa. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menjadi penghubung antara dunia pendidikan dan dunia usaha sekaligus mendorong lahirnya entrepreneur muda dari Bengkulu.
Melalui Genpro Goes to Campus, mahasiswa diharapkan tidak hanya mempersiapkan diri untuk memasuki dunia kerja. Mereka juga diharapkan memiliki keberanian menjadi pelaku usaha yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.










