Tak Ingin Warga Kecewa, Fraksi PDI-P Ingatkan Pemkab Seluma Benar-benar Bangun Jalan Menuju Desa Lubuk Resam

Create: Tue, 06/10/2026 - 16:31
Author: Redaksi

 

SELUMA, ewarta.co -- Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Seluma mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seluma agar merealisasikan rencana pembangunan akses jalan menuju Desa Lubuk Resam, Kecamatan Seluma Utara, pada 2027 mendatang. Selain infrastruktur jalan, fraksi tersebut juga menyoroti pentingnya perbaikan Rumah Sakit Tais di Kelurahan Selebar.

Hal itu disampaikan Fraksi PDI Perjuangan dalam pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Seluma terhadap Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2027, Selasa (6/10/2026).

Mewakili Fraksi PDI Perjuangan, Febrinanda Putra Pratama mengatakan terdapat sejumlah hal yang menjadi perhatian fraksinya, terutama terkait realisasi janji publik Pemerintah Kabupaten Seluma dan komitmen terhadap kelestarian lingkungan.

Menurut Febrinanda, pembangunan jalan menuju Desa Lubuk Resam tidak boleh kembali sebatas rencana. Program tersebut harus diwujudkan melalui penganggaran dan pelaksanaan pembangunan yang nyata pada 2027.

"Kami dari Fraksi PDI Perjuangan hanya ingin mengingatkan kembali terkait janji Pemkab Seluma untuk melanjutkan pembangunan jalan menuju Desa Lubuk Resam pada 2027. Hal ini perlu kami sampaikan mengingat pembangunan jalan tersebut pada tahun ini belum dapat direalisasikan," ujar Febrinanda.

Ia menilai rencana pembangunan jalan tersebut telah memberikan harapan baru bagi masyarakat Desa Lubuk Resam, Desa Talang Empat, dan Desa Sinar Pagi di Kecamatan Seluma Utara.

Masyarakat di tiga desa tersebut, kata dia, telah lama menantikan peningkatan kondisi jalan yang menjadi akses penting bagi aktivitas sehari-hari, termasuk mobilitas masyarakat dan kegiatan perekonomian.

"Jangan sampai masyarakat di tiga desa di Kecamatan Seluma Utara kembali kecewa. Janji pemerintah untuk membangun akses jalan menuju tiga desa tersebut sangat dinantikan dan harus segera direalisasikan," tegasnya.

Febrinanda menambahkan, realisasi janji pembangunan tersebut akan menjadi salah satu ukuran keberhasilan Pemerintahan Emas Berlian dalam menjaga kepercayaan masyarakat.

"Ini adalah ujian publik bagi Pemerintahan Emas Berlian. Kalau janji yang sudah disampaikan kepada rakyat tidak diwujudkan, tentu yang dipertaruhkan bukan hanya program pemerintah, tetapi juga kepercayaan dan legitimasi politik di mata masyarakat," ujarnya.

Selain persoalan infrastruktur, Fraksi PDI Perjuangan juga menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan sumber daya alam dalam setiap kebijakan pembangunan di Kabupaten Seluma.

Dalam pandangannya, Febrinanda mengutip prinsip yang disampaikan Presiden Tiongkok Xi Jinping mengenai pentingnya menjaga lingkungan, bahwa gunung yang hijau dan air yang jernih memiliki nilai yang sama berharganya dengan gunung emas dan perak.

Menurutnya, prinsip tersebut relevan diterapkan di Kabupaten Seluma yang memiliki kekayaan alam, kawasan hutan, sungai, serta berbagai sumber daya yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat.

"Seluma tidak boleh hanya menghitung keuntungan ekonomi hari ini, tetapi juga harus menghitung dampak ekologis yang mungkin kita wariskan kepada anak cucu," katanya.

Ia menegaskan, sikap Fraksi PDI Perjuangan bukan berarti menolak pembangunan maupun investasi. Namun, pembangunan yang dilakukan harus tetap memperhatikan kepentingan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan.

"Kita tidak anti-pembangunan. Kita ingin pembangunan yang tetap berpihak kepada rakyat dan tidak mengorbankan masa depan. Bagi kami, menjaga alam juga merupakan bagian dari membangun Seluma," tegasnya.

Fraksi PDI Perjuangan berharap pembahasan RAPBD 2027 dapat menghasilkan kebijakan anggaran yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, merealisasikan janji pembangunan, meningkatkan pelayanan publik, serta tetap menjaga keberlanjutan lingkungan di Kabupaten Seluma.

"Seluma harus maju, tetapi jangan sampai kehilangan jati dirinya dan mengorbankan pertiwi," pungkasnya. (Rns)