SELUMA, eWarta.co -- Belum ada titik terang, Guru Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) dan Kader Posyandu beserta perwakilan kader yang lain Desa Dusun Tengah sambaggi Kantor Camat lubuk sandi Kabupaten Seluma. Kedatangan tersebut untuk meminta petunjuk jalan penyelesaian gaji honorer selama 4 bulan di tahun 2024 yang lalu belum di bayarkan oleh Pemerintah Desa.
Salah satu guru Paud Desa Dusun Tenggah yang enggan di sebut namanya mengatakan, bahwa terhitung mulai bulan september hingga desember 2024 gaji honorer guru paud, kader posyandu, kader lansia, guru ngaji, dan kader-kader lain yang bersumeberkan dari Alokasi Dana Desa (ADD) belum juga di bayarkan oleh pemerintah Desa (Pemdes)
"Gaji honorer baik gaji kami (guru Paud) dan gaji kader-kader yang lain itu belum juga di bayarkan sampai sekarang, sedangkan ADD tahun 2024 sudah cair semua, " Sampainya, Rabu (12/2/2024).
Diketahui bahwa gaji honorer untuk guru Paud sebesar 500.000 setiap bulannya, kader Posyandu sebesar 150.000 setiap bulan.
Turut disampaikan, bahwa apabila persoalan tersebut tidak menemui tutik terang, guru dan Kader di Desa tersebut akan melaporkan hal tersebut ke Inspektorat Seluma untuk segera mengusut perjalanan uang honorer yang belum dibayarkan tersebut.
"Kalau ini tidak ada penyelesaian kami akan melaporkan ini ke Inspektorat, " Sambungnya.
Terpisah, Camat Kecamatan Lubuk Sandi Dirman menjelaskan, bahwa sebelumnya pihak pemerintah Kecamatan sudah mengetahui persoalan tersebut, bahkan Pihak kecamatan sudah melakukan pemanggilan Kepala Desa Dusun Tengah untuk segera menyelesaikan persolaan tersebut dan membayarkan gaji guru Paud dan Kader.
"Ini tetap kami kembalikan ke Desa, musyawarakan Ke Desa. Sebelumnya kami sudah memanggil kepala Desa untuk segera menyelesaikan persoalan tersebut, namun nyatanya sampai saat ini ternyata belum juga selesai, " Ungkapnya. (Rns)









