BENGKULU, eWarta.co -- Pemerintah Kota Bengkulu terus tancap gas dalam membentengi generasi muda melalui penguatan nilai-nilai religius. Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, mengumumkan akan meluncurkan secara resmi lomba dan program pengaktifan kembali Remaja Islam Masjid (Risma) pada 6 Maret 2026 mendatang.

Langkah ini diambil bukan sekadar sebagai agenda seremonial, melainkan sebuah gerakan masif untuk memakmurkan masjid sekaligus menciptakan wadah positif bagi pemuda di tengah tantangan zaman.
Berdasarkan data yang ada, Kota Bengkulu memiliki 542 masjid yang tersebar di berbagai wilayah. Wali Kota Dedy mengkalkulasi potensi besar jika peran pemuda di setiap masjid dioptimalkan.
"Kita launching tanggal 6 Maret ya. Jika satu masjid saja ada 10 anak yang aktif, artinya akan ada sekitar 5.000 remaja yang bergerak dalam kebaikan. Mereka akan diberikan bekal agama dan menjadi duta bagi rekan sebaya lainnya," ujar Dedy, Jumat (27/2/2026).
Program ini juga diproyeksikan sebagai instrumen efektif untuk menekan angka kriminalitas dan kenakalan remaja di Kota Bengkulu. Dedy menekankan bahwa pembentukan karakter anak muda tidak bisa hanya mengandalkan Pemerintah, TNI, atau Polri semata.
"Butuh kolaborasi kuat dari para orang tua dan pengurus takmir. Saya minta seluruh Lurah dan pengurus masjid untuk serius mengaktifkan kembali Rismanya," tegasnya.
Guna memicu semangat para remaja, Pemerintah Kota Bengkulu telah menyiapkan berbagai apresiasi bagi Risma yang paling aktif dan berprestasi. Tidak tanggung-tanggung, hadiah utama berupa paket Umrah gratis telah disiapkan bagi pemenang di tingkat kota.
Melalui kompetisi dan pembinaan ini, diharapkan masjid kembali menjadi pusat peradaban dan tempat bernaung yang nyaman bagi generasi Z dan milenial di Kota Bengkulu. (**)









