Sinergi Lintas Instansi, TNI, Polri Hingga Warga Sawah Lebar, Bersihkan Siring Mampet

 

BENGKULU, eWarta.co – Semangat kebersamaan yang luar biasa mewarnai peringatan Hari Juang Kartika TNI Angkatan Darat tahun ini. Jumat pagi (12/12), kawasan RT 27 Kelurahan Sawah Lebar, Kota Bengkulu, menjadi pusat aksi gotong royong masif yang melibatkan kolaborasi lintas sektor.

Foto: ewarta.co

​Kegiatan ini bukan hanya dihadiri personel TNI Angkatan Darat, melainkan juga melibatkan prajurit TNI Angkatan Laut, anggota Polri, BPBD, Satpol PP Provinsi Bengkulu, Linmas, mahasiswa, hingga partisipasi aktif masyarakat setempat.

​Fokus utama gotong royong adalah pembersihan siring yang selama ini mengalami pendangkalan parah. Siring tersebut dipenuhi tumpukan sedimen, lumpur, dan sampah yang menghambat total aliran air, membuat kawasan ini rawan genangan setiap kali hujan deras mengguyur.

​Para peserta bahu-membahu dengan semangat mengangkat material kotor yang sudah lama mengendap. Aksi ini merupakan upaya nyata mencegah banjir lokal di lingkungan Sawah Lebar.

​Lurah Sawah Lebar, Putrawansyah, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kolaborasi yang terbangun. Ia menegaskan bahwa aksi ini adalah wujud nyata kepedulian bersama, melampaui sekadar agenda formal.

​“Kami hari ini mendukung giatnya kawan-kawan dari TNI yang sedang memperingati Hari Juang. Kami turun bersama masyarakat, kawan-kawan dinas juga dilibatkan,” ujar Putrawansyah.

​Meskipun menyambut baik dukungan instansi, Putrawansyah memberikan penekanan keras pada peran masyarakat.

​“Minimal masyarakat sadar bahwa kita peduli sama mereka. Tapi yang paling penting, mereka punya kesadaran membuang sampah, jangan sembarangan. Karena percuma kalau kita membersihkan tempat mereka, mereka tidak sadar,” tegasnya.

​Selain itu, ia juga menyoroti kebutuhan akan solusi jangka panjang, mendesak Dinas PUPR untuk segera mengambil langkah konkret dalam menangani persoalan sedimentasi siring yang berulang kali terjadi.

​Kegiatan gotong royong ini mendapat sambutan hangat dari warga, yang merasa terbantu dan terinspirasi. Kolaborasi lintas lembaga ini diharapkan menjadi contoh permanen dalam upaya menjaga lingkungan dan keselamatan publik di Kota Bengkulu. (**)