BENGKULU, eWarta.co – Pemerintah Kota Bengkulu mencatat sebanyak 145 unit rumah tidak layak huni (RTLH) telah diperbaiki sepanjang 2025 hingga 2026. Program yang dilaksanakan melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) tersebut masih berjalan pada tahun ini.
Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi mengatakan perbaikan rumah warga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan kualitas hunian masyarakat. Bersama Wakil Wali Kota Ronny PL Tobing, Pemkot Bengkulu mendorong pemenuhan kebutuhan dasar, terutama tempat tinggal yang aman dan layak.
“Program perbaikan 145 unit RTLH sejak tahun lalu hingga hari ini adalah bukti komitmen kami bersama Pak Ronny PL Tobing untuk hadir di tengah-tengah masyarakat. Kami ingin memastikan tidak ada lagi warga Kota Bengkulu yang tinggal di rumah yang tidak aman,” ujar Dedy, Rabu (14/10/2026).
Menurut Dedy, program bedah rumah juga diarahkan untuk mendukung pengentasan kemiskinan ekstrem secara berkelanjutan. Perbaikan kondisi bangunan diharapkan membuat warga dapat tinggal di lingkungan yang lebih sehat dan nyaman.
Program RTLH tersebut tersebar di sejumlah kelurahan di Kota Bengkulu. Selain memperbaiki kondisi fisik rumah, upaya ini diharapkan turut mendukung peningkatan sanitasi dan kualitas lingkungan permukiman.
Pemkot Bengkulu berharap perbaikan rumah yang telah dilakukan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya warga yang sebelumnya menempati hunian dengan kondisi bangunan tidak memadai. Pemerintah daerah juga menargetkan lingkungan permukiman yang lebih layak dan sehat bagi masyarakat.










