Bengkulu, eWarta.co -- Pemerintah Provinsi Bengkulu mulai merevitalisasi sejumlah sekolah yang membutuhkan perbaikan sarana dan prasarana. Program tersebut dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kemampuan anggaran daerah.
Kepala Dinas PUPR Provinsi Bengkulu, Tejo Suroso, mengatakan sekolah yang menjadi prioritas adalah satuan pendidikan dengan kondisi fasilitas yang membutuhkan penanganan. Di antaranya SMK di Kabupaten Kaur, SMA Negeri 6 Enggano, serta sejumlah sekolah di Kabupaten Kepahiang dan Rejang Lebong.
Khusus SMA Negeri 6 Enggano, revitalisasi diarahkan pada pembangunan mes atau tempat tinggal bagi guru. Fasilitas tersebut dibutuhkan untuk mendukung tenaga pendidik yang bertugas di wilayah dengan keterbatasan akses.
Selain mes guru, pekerjaan revitalisasi juga mencakup sejumlah fasilitas penunjang sekolah. Di antaranya pembangunan atau perbaikan pagar, aula, masjid, serta fasilitas sanitasi seperti toilet dan WC.
Tejo mengatakan belum seluruh sekolah yang membutuhkan perbaikan dapat ditangani pada tahun ini. Sekolah di kabupaten lainnya akan dimasukkan dalam prioritas revitalisasi pada tahun berikutnya sesuai kondisi dan ketersediaan anggaran.
Untuk program revitalisasi sekolah tahun ini, Pemprov Bengkulu menyiapkan anggaran sekitar Rp5 miliar hingga Rp7 miliar. Anggaran tersebut dialokasikan untuk sekolah yang telah ditetapkan sebagai prioritas berdasarkan kondisi sarana dan prasarananya.
Program revitalisasi diharapkan meningkatkan kelayakan fasilitas pendidikan di Bengkulu. Perbaikan sarana dan prasarana ditujukan untuk mendukung proses belajar mengajar serta menciptakan lingkungan sekolah yang lebih nyaman bagi siswa dan guru.










