Tinjau Banjir, Sekda Pastikan Kondisi Warga Aman

Sekda Provinsi Bengkulu, Nopian Andusti saat meninjau lokasi banjir di Desa Lagan Kabupaten Bengkulu Tengah
Create: Thu, 16/05/2019 - 17:57
Author: Redaksi
Tags

 

Bengkulu, ewarta.co - Hujan deras Rabu sore (12/5), kembali mengakibatkan banjir di tiga desa, Kecamatan Talang Empat Bengkulu Tengah.

Mendapati laporan tersebut, usai melaksanakan safari ramadhan di Kabupaten Seluma, Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Bengkulu Nopian Andusti, langsung meninjau lokasi banjir.

Saat tiba pukul 22.00 WIB di lokasi banjir Desa Taba Lagan air telah surut, tampak warga sedang membersihkan lumpur yang tertinggal dalam rumahnya dari sisa banjir.

Suhardi, salah seorang warga tabalagan menjelaskan, air mulai masuk dan menggenangi rumahnya sekitar pukul 16.00 WIB, kemudian berangsur surut hingga pukul 20. 00 WIB.

"Tadi sore airnyo naik sampe sepinggang pak," ujar Suhardi kepada Sekda Nopian Andusti.

Menurut Suhardi, sedikitnya empat rumah di Desa Taba Lagan terendam banjir akibat luapan sungai lagan.

Selain itu, banjir juga merendam beberapa rumah warga di Desa Lagan Bungin. Air meluap dan menggenangi rumah warga, akibat gorong gorong aliran air terlalu kecil dan tertutup oleh material kayu dan sampah yang terbawa banjir.

Huswandi, korban banjir Desa Lagan Bungin menuturkan, air tiba tiba saja meluap dan merendam rumahnya. Karena deras dan besarnya banjir, anak dan istrinya yang saat itu berada dirumah dievakuasi menggunakan alat berat.

Saat ini keluarganya telah diungsikan kerumah kerabat yang jauh dari lokasi banjir.

Dikatakan Sekda Nopian Andusti, kedatangannya untuk memastikan kondisi dan penanganan warga yang terkena banjir.

"Kita bersyukur banjir cepat surut dan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun kami minta masyarakat terus waspada terhadap kemungkinan datangnya bencana yang datang secara tiba tiba," katanya.

Untuk mengatasi banjir yang diakibatkan saluran gorong gorong jalan lagan bungin yang terlalu kecil, Pemerintah Provinsi akan berkoordinasi dan bersinergi dengan pemda Kabupaten Bengkulu Tengah untuk menggantinya dengan jembatan permanen.

Selain itu, Sekda mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai, yang akan menyumbat saluran air sehingga meluap dan bisa mengakibatkan banjir dan menggenangi rumah warga yang berada disepanjang aliran sungai.